Sukses

Rakuten Ajak Pelaku UKM Lebih Melek e-Commerce

Liputan6.com, Jakarta - Rakuten merupakan situs belanja online atau e-Commerce asal Jepang yang telah mengepakkan sayapnya di industri belanja online Indonesia selama hampir empat tahun.

Pada Minggu (26/4/2015), Rakuten mengadakan program perdananya yang bertajuk `Global Rakuten's Forest` di Bali. Program ini mengajak kalangan masyarakat agar lebih mencintai lingkungan dengan menanam 1.000 pohon bakau.

Rakuten menjelaskan bahwa misi perusahaannya adalah ingin memberdayakan masyarakat. Kegiatan Global Rakuten's Forest memang merupakan salah satu dari wujud kegiatan pemberdayaan yang telah diusung.

Lebih lanjut, Rakuten mengungkap bahwa salah satu bentuk pemberdayaan yang diutamakan adalah ingin lebih mengajak dan mendukung para pedagang UKM yang bergerak di bidang menengah atau lebih kecil agar bisa berdagang online. 

Yasunobu Hashimoto, Direktur Rakuten Belanja Online menyatakan bahwa visi Rakuten adalah memang ingin memberdayakan pedagang UKM kelas menengah dan kecil tersebut.

Ia pun mengungkap bahwa yang membuat Rakuten berbeda dari para kompetitor lainnya adalah Rakuten menyediakan platform agar para pedagang UKM bisa mengembangkan bisnis online-nya lebih cepat dan menjadi stabil.

"Mereka bisa mengembangkan bisnisnya lebih cepat karena kami dukung dengan program kami yang bernama Rakuten University. Kami telah menyediakan tiga media edukasi yang dapat mendukung dan membantu proses pembelajaran mereka di dunia bisnis online," jelas Hashimoto ketika ditemui tim Tekno Liputan6.com di Sheraton Hotel Bali.

Hashimoto berharap bahwa program Rakuten University dengan para pedagang UKM bisa berjalan dengan lancar dan dapat saling menguntungkan.

"Kami ingin membuat para pedagang yang bergerak di Rakuten harus siap dan siaga agar dapat membuat customer puas. Oleh karena itu kami ingin lebih memperkuat pengembangan merchant, khususnya para pedagang UKM yang ada di Indonesia," pungkasnya.

(jek/isk)

Artikel Selanjutnya
IdEA: Penerapan Pajak ke Penjual Bisnis Online Perlu Literasi
Artikel Selanjutnya
Lepas Elevenia, XL Masih Punya Bisnis Digital Lain