Sukses

Apa Beda GrabCar dan Uber?

Liputan6.com, Jakarta - Layanan baru aplikasi penyedia transportasi GrabTaxi, GrabCar secara resmi diluncurkan untuk beroperasi di Jakarta.

GrabCar merupakan layanan transportasi kendaraan roda empat berpelat hitam yang dinilai serupa dengan layanan Uber. Uber sendiri bahkan telah `membumi` di Jakarta dalam beberapa bulan terakhir.

Namun, kredibilitas armada dan layanan asal perusahaan negeri Paman Sam tersebut sempat diragukan karena terpatok masalah legalitas oleh pihak Organda (Organisasi Angkutan Darat) baru-baru ini.

Layanan GrabCar bisa dipesan langsung dari aplikasi GrabTaxi per 10 Agustus 2015 mendatang khusus untuk wilayah Jakarta.

Mekanisme pemesanannya pun sama mudahnya dengan memesan taksi atau ojek di GrabTaxi dan GrabBike. Meskipun dinilai memiliki metode serupa dengan Uber, GrabCar menegaskan bahwa layanan yang mereka usung tidaklah sama.

Kiki Rizki, Head of Country Marketing GrabTaxi Indonesia mengatakan bahwa GrabCar sejatinya memang menawarkan varian kendaraan roda empat berpelat hitam. Namun, yang paling membuat GrabCar sangat berbeda dengan Uber adalah metode pembayaran.

Diketahui, ketika pengguna Uber hendak memesan kendaraan, maka diharuskan membayar ongkos perjalanan dengan menggunakan account kartu kredit yang dimiliki. Sementara, GrabCar justru mengutamakan pembayaran cash dimana tidak dapat menyusahkan penumpang yang tidak memiliki kartu kredit.

Selain itu, Kiki menambahkan bahwa GrabTaxi mengusung `tiga pilar` yang wajib diemban oleh setiap pengemudinya.

“Keamanan yang paling penting bagi kami GrabTaxi), bagaimana cara kami menyeleksi pengemudi sangatlah penting,” tutur Kiki ketika ditemui tim Tekno Liputan6.com di Jakarta.

Selain itu, kenyamanan dan kecepatan tentunya menjadi pondasi penting bagi GrabTaxi. Ketiga hal inilah yang membuat GrabTaxi serta ketiga anak layanannya menjadi berbeda dengan pesaingnya agar terus tetap tertancap di hati setiap para penumpangnya.

GrabCar sudah bisa dinikmati di wilayah Jakarta (penjemputan dan drop point untuk sementara terpatok antara wilayah Semanggi sampai Kemang) mulai 10 Agustus 2015.

Para penumpang bisa menikmati tumpangan gratis dengan memasukkan kode promo `INDONESIAKU` yang akan dimulai dari 10 sampai 31 Agustus 2015.

(jek/isk)

Artikel Selanjutnya
Ditinggal Nikah Mantan, Haruskah Langsung Cari Pengganti?
Artikel Selanjutnya
Cara Rendam Cemburu Jika Punya Pasangan Cantik seperti Raisa