Sukses

Facebook di Android Akan Muat News Feed Lebih Cepat

Liputan6.com, Jakarta - Facebook telah meningkatkan kecepatan untuk memuat News Feed di perangkat berbasis Android meski dengan koneksi lambat. Hal ini merupakan bagian dari upaya untuk menjaga para pengguna di pasar negara berkembang.

Untuk melakukannya, seperti dihimpun dari The Next Web, Rabu (7/10/2015), situs jejaring sosial terbesar ini telah mengembangkan Network Connection Class yang bersifat open source, yang membantu aplikasi menentukan seberapa cepat koneksi di ponsel tersebut. Misalnya, jika pengguna hanya memiliki koneksi data 2G, Facebook akan mulai memasok cerita dan foto, ketika pengguna membaca posting lainnya.

Facebook mengatakan bahwa mereka juga mengembangkan cara untuk memprioritaskan cerita mana yang akan dimuat dalam rangka meminimalkan gangguan. Jadi, jika pengguna terdeteksi sedang menunggu foto untuk mengunduhnya secara utuh, gambar tersebut akan pertama kali diambil secara utuh sebelum cerita-cerita lainnya dimuat.

Di samping itu, Facebook juga mencatat bahwa mereka sekarang menggunakan format gambar JPEG progresif, yang menampilkan foto dengan versi kualitas yang lebih rendah, ketika aplikasi Facebook masih sedang mengunduh. Hal ini membantu mengurangi waktu tunggu sebelum pengguna dapat melihat konten, bahkan jika tidak memiliki resolusi tertinggi.

Untuk kondisi di mana konektivitas mendekati nol, Facebook akan menampilkan cerita yang sebelumnya telah diunduh, bukan layar kosong. Facebook memuat cerita tersebut dari memori daripada mengambilnya lagi dari cloud. Tapi ketika terhubung kembali ke koneksi internet, cerita itu akan diperbarui dengan komentar atau 'suka'.

Hal ini sebetulnya tidak mengherankan. Facebook memang sedang berusaha mengoptimalkan kinerjanya karena situs jejaring sosial besutan Mark Zuckerberg tersebut mencoba untuk memperluas jangkauan layanan Free Basics di seluruh pasar negara berkembang.

(Why/Cas)*

Artikel Selanjutnya
Kode Tersembunyi di Android Oreo Ungkap Fitur Menarik, Apa Itu?
Artikel Selanjutnya
187 Ribu Aplikasi iPhone Terancam Tak Bisa Berjalan di iOS 11