Google akan Hapus Materi Porno di Cina
Iswardani
19/06/2009 18:15 | Internet
Liputan6.com, Beijing: Google mengatakan akan mengambil langkah guna menghapus materi pornografi yang ada pada situs tersebut versi Cina. Demikian pernyataan Google, Jumat (19/6), menanggapi sikap Cina yang memprotes materi situs Google yang dianggap vulgar dan mengandung unsur pornografi. Bahkan, sebelumnya Cina menuduh Google masih gagal menyaring materi pornografi dalam mesin pencarinya, meski telah diperingatkan.
Selama ini, Cina dikenal sebagai negara dengan populasi pengguna Internet terbesar di dunia dengan jumlah lebih dari 298 juta orang. Namun, Cina menerapkan kebijakan yang ketat dalam mengawasi aktivitas Internet. Tahun ini saja Pemerintah Cina telah menutup 1.900 situs porno.
Google tidak ingin kehilangan pasar mesin pencari di Cina yang telah dikuasainya sekitar 30 persen, masih tertinggal dari Baidu, mesin pencari lokal yang menguasai hingga 60 persen pasar di Cina.(Yahoo/YUS)
Selama ini, Cina dikenal sebagai negara dengan populasi pengguna Internet terbesar di dunia dengan jumlah lebih dari 298 juta orang. Namun, Cina menerapkan kebijakan yang ketat dalam mengawasi aktivitas Internet. Tahun ini saja Pemerintah Cina telah menutup 1.900 situs porno.
Google tidak ingin kehilangan pasar mesin pencari di Cina yang telah dikuasainya sekitar 30 persen, masih tertinggal dari Baidu, mesin pencari lokal yang menguasai hingga 60 persen pasar di Cina.(Yahoo/YUS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
