PTDI Kembangkan CN-235 Anti Kapal Selam
Ahmad Lutfi Efendi
11/07/2009 10:28 | Pesawat
Liputan6.com, Bandung: PT Dirgantara Indonesia (PTDI) akan mengembangkan pesawat terbang CN-235 Anti Submarine. Sesuai namanya. pesawat tersebut merupakan pesawat yang mampu melumpuhkan kapal selam. Produk ini merupakan varian terbaru dari produk pesawat terbang dengan pengerak baling-baling. "Teknologinya sudah siap, SDM juga sudah kita miliki. Mereka pun punya pengalaman merakit dan memodifikasi pesawat jenis itu," kata Direktur Aircraft Integration PTDI, Budi Wuraskito di Bandung, Sabtu (11/7).
Budi menjelaskan, selama ini sekitar 40 SDM PTDI terlibat dalam pembuatan dan modifikasi pesawat terbang anti kapal selam di Turki. Pesawat terbang jenis itu dimodifikasi versi militer yang dilengkapi teknologi persenjataan dan rudal untuk melumpuhkan kapal selam. "Mereka baru kembali empat bulan lalu setelah menuntaskan pengerjaan pesawat anti kapal selam di Turki. Teknologinya sudah kita kuasai," ujar Budi.
PTDI saat ini telah mampu mengembangkan dan memproduksi CN-235 MPA atau patroli maritim. Budi mengatakan, pihaknya akan segera mengembangkan pesawat anti kapal selam dengan memanfaatkan teknologi dan keunggulan CN-235.
Untuk pangsa pasar, PTDI tidak terlalu khawatir. Mereka mengku beberapa negara tertarik dan berminat membeli CN-235 anti kapal selam. Salah satu negara yang tertarik ialah Malaysia.
Hingga kini, PTDI telah memproduksi pesawat CN-235-220 sebanyak 250 unit, NC 212-200 sebanyak 102 unit, helikopter Super Puma NAS 332 sebanyak 19 unit, helikopter NBELL 412 sebanyak 31 unit, dan helikopter NBO 105 sebanyak 122 unit.(AND/ANT)
Budi menjelaskan, selama ini sekitar 40 SDM PTDI terlibat dalam pembuatan dan modifikasi pesawat terbang anti kapal selam di Turki. Pesawat terbang jenis itu dimodifikasi versi militer yang dilengkapi teknologi persenjataan dan rudal untuk melumpuhkan kapal selam. "Mereka baru kembali empat bulan lalu setelah menuntaskan pengerjaan pesawat anti kapal selam di Turki. Teknologinya sudah kita kuasai," ujar Budi.
PTDI saat ini telah mampu mengembangkan dan memproduksi CN-235 MPA atau patroli maritim. Budi mengatakan, pihaknya akan segera mengembangkan pesawat anti kapal selam dengan memanfaatkan teknologi dan keunggulan CN-235.
Untuk pangsa pasar, PTDI tidak terlalu khawatir. Mereka mengku beberapa negara tertarik dan berminat membeli CN-235 anti kapal selam. Salah satu negara yang tertarik ialah Malaysia.
Hingga kini, PTDI telah memproduksi pesawat CN-235-220 sebanyak 250 unit, NC 212-200 sebanyak 102 unit, helikopter Super Puma NAS 332 sebanyak 19 unit, helikopter NBELL 412 sebanyak 31 unit, dan helikopter NBO 105 sebanyak 122 unit.(AND/ANT)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
