Sukses

Situs Pesan Hotel 'Tinggal' Ingin Jadi Nomor Satu di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - Meski baru hadir pada Februari 2016, situs layanan pemesanan (booking) hotel online, Tinggal.com, percaya diri bisa merebut hati para traveller yang ingin mencari hotel budget standar di Indonesia.

Terlebih lagi, pertumbuhan layanan booking online untuk hotel budget saat ini lebih cepat dari hotel bintang 5.

"Kami ingin menjadi pemain nomor satu di Indonesia," kata Co-Founder dan CEO Tinggal.com, Arjun Chopra, dalam sesi diskusi santai dengan beberapa awak media di Grand Indonesia, Selasa (1/3/2016).

Sejumlah strategi pun telah disiapkan. Salah satunya, Tinggal sudah mendapatkan dukungan dana sebesar US$ 1 juta dari para investor yang telah berhasil mewujudkan berbagai bisnis-bisnis sukses, di antaranya Nimbuzz, Skype, dan Wudstay.

Dengan tim investor yang sukses tersebut, Arjun yakin Tinggal dapat berkembang lebih cepat dan dapat mencapai sasaran utama Tinggal yaitu menjadi 'standar emas dalam akomodasi hotel di Indonesia'.  

Dalam waktu 12 bulan ke depan, Tinggal akan memperluas jangkauannya ke seluruh kota-kota besar di Indonesia. Saat ini Tinggal baru memiliki lebih dari 50 hotel budget di empat kota, yaitu Jakarta, Bali, Bandung dan Malang. Jumlah hotel akan terus ditambah lagi ke depannya.

Menurut Arjun, konsumen bisa saja dengan mudah mencari hotel. Namun, terkadang kenyataan yang didapat tidak sesuai yang dijanjikan.

Di Tinggal, Arjun menjamin pelanggan akan mendapatkan kamar yang bersihdan dilengkapi AC, Wi-Fi, dan sarapan pagi dengan harga yang wajar. Dengan proses penyaringan yang ketat, Tinggal telah memilih seluruh hotel dengan saksama, serta melakukan audit rutin untuk menjamin pengalaman pelanggan yang terbaik.

"Saya berharap dapat berekspansi dengan cepat ke seluruh destinasi bisnis dan liburan utama di Indonesia, dan saya yakin para konsumen akan menghargai nilai sebuah kenyamanan dan keselamatan yang kami tambahkan dalam pengalaman berwisata mereka," imbuhnya.

Fokus di Indonesia

Arjun memilih fokus di Indonesia karena pasar Indonesia besar dan potensial. Selain itu, Arjun juga sudah punya bekal pengalaman yang mumpuni untuk merintis startup e-Commerce karena ia memiliki latar belakang pendidikan Hotel Management.

Selain itu, ia juga pernah bekerja di situs jual beli eBay dan PayPal sehingga ia memahami betul bagaimana kondisi marketplace di Indonesia.

Fokus terbesar Tinggal, kata Arjun, adalah di sisi user experience. "Kami ingin memberikan pengalaman yang terbaik. Kalau senang, mereka akan share dan menjadi konsumen loyal," tandas Arjun.

Saat ini Tinggal memiliki 9 karyawan di Jakarta dan Bali, dan dalam beberapa bulan ke depan Tinggal berencana akan menambah karyawan lagi menjadi minimal 35 hingga 40 orang.

Pelanggan Tinggal yang ingin memesan hotel dapat mengunjungi situs web perusahaan yang beralamat di www.tinggal.com. Pelanggan belum bisa memesan melalui aplikasi. Arjun menyatakan saat ini pihaknya sedang menyiapkan aplikasi Tinggal untuk Android dan iOS, yang akan hadir dalam waktu dekat.

(Dew/Cas)

Artikel Selanjutnya
Cerita Srikandi Penggerak Ekosistem Android Indonesia (Bagian I)
Artikel Selanjutnya
Razer Tunjuk MOL Jadi Distributor Utama Mata Uang Virtual zGold