Microsoft Kembali Pecat Ratusan Pekerja
Irni Diniati
05/11/2009 11:40 | Amerika Serikat
Liputan6.com, Seattle: Perusahaan perangkat lunak terbesar di dunia Microsoft Corporation, Rabu (4/11) waktu setempat mengatakan telah kembali memberhentikan sebanyak 800 pegawainya. Hingga kini lebih dari 5.000 pekerja telah dirumahkan demi rencana mengurangi biaya yang diumumkan Januari silam.
Seorang juru bicara perusahaan raksasa itu mengatakan, pemutusan kerja ini tersebar merata di seluruh wilayah operasi perusahaan di seluruh dunia. Akan tetapi, sekitar 200 orang berasal dari lingkungan kantor pusat di Redmond, King County, Washington, Amerika Serikat.
Awalnya Microsoft berencana untuk memangkas 5.000 pekerja atau sekitar lima persen dari 96 ribu pekerja sebelum Juni 2010. Kendati demikian, juru bicara Microsoft mengatakan rencana itu diperluas dan telah selesai dilakukan. Bahkan, keputusan ini dilakukan lebih cepat dari jadwal sebelumnya.
Menurut situs resminya, hingga 23 Oktober 2009 Microsoft memiliki 91.005 karyawan yang tersebar di seluruh dunia. Demikian diwartakan Reuters.(ADO)
Seorang juru bicara perusahaan raksasa itu mengatakan, pemutusan kerja ini tersebar merata di seluruh wilayah operasi perusahaan di seluruh dunia. Akan tetapi, sekitar 200 orang berasal dari lingkungan kantor pusat di Redmond, King County, Washington, Amerika Serikat.
Awalnya Microsoft berencana untuk memangkas 5.000 pekerja atau sekitar lima persen dari 96 ribu pekerja sebelum Juni 2010. Kendati demikian, juru bicara Microsoft mengatakan rencana itu diperluas dan telah selesai dilakukan. Bahkan, keputusan ini dilakukan lebih cepat dari jadwal sebelumnya.
Menurut situs resminya, hingga 23 Oktober 2009 Microsoft memiliki 91.005 karyawan yang tersebar di seluruh dunia. Demikian diwartakan Reuters.(ADO)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
