Sukses

Pertama Kalinya, Grab ‘Ngaspal’ di Amerika Serikat

Liputan6.com, Jakarta - Selain program promosi #GrabRamadanmu dalam rangka merayakan ulang tahun ke-4 dan menyambut Ramadan, Grab juga mengumumkan integrasi layanan terbarunya yang khusus bisa digunakan saat berpergian ke Amerika Serikat.

Layanan terbaru ini merupakan integrasi Grab dengan layanan transportasi online yang berbasis di California, Lyft. Jadi, ketika pengguna Grab berpergian ke Amerika Serikat (AS), mereka bisa menggunakan layanan Lyft dari aplikasi Grab di 200 kota AS. Kendaraan yang datang merupakan armada resmi dari Lyft AS.

Begitupun sebaliknya, saat turis dari Negeri Paman Sam tersebut berlibur ke Indonesia, mereka bisa memesan Lyft dari aplikasi Grab, namun dalam kondisi armada resmi Grab Indonesia. 

Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia, mengatakan bahwa integrasi tersebut merupakan komitmen Grab dalam menyediakan solusi untuk membuat pengalaman menggunakan Grab lebih mudah, praktis dan bebas hambatan dalam pembayaran perjalanan lintas negara.

"Ini merupakan pertama kalinya kita bekerjasama dengan Lyft. Tak perlu bingung, saat Anda berada di Amerika Serikat atau Asia Tenggara, Anda hanya buka aplikasi serupa dan enjoy the ride," kata Ridzki pada acara ulang tahun Grab yang ke-4 di Jakarta, Jumat (4/6/2016).

Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia (Liputan6.com/Jeko Iqbal Reza)

Integrasi ini, ia melanjutkan, juga merupakan integrasi yang pertama kali dilakukan dan diterapkan dalam perjanjian kemitraan industri berbagi kendaraan berskala global antara Didi Chuxing, Grab, Lyft dan Ola yang telah diumumkan sejak Desember 2015.

Kemitraan ini diklaim dapat menjangkau hampir 50 persen dari total populasi dunia, termasuk jutawan wisatawan lintas negara dari seluruh wilayah Tiongkok, Asia Tenggara, Amerika Serikat dan India setiap tahunnya.

(Jek/Cas)