Sukses

Tim Bumi Siliwangi Juara di Ajang Bergengsi Shell Eco-Marathon

Liputan6.com, Jakarta - Hasil akhir ajang Shell Eco-Marathon 2016 terungkap. Terdapat lebih dari 200 tim mahasiswa dari 29 negara yang ambil bagian dalam ajang tersebut.

Masing-masing tim telah merancang, membangun, dan menguji kendaraan yang ditargetkan mampu melakukan perjalanan sejauh mungkin dengan menghabiskan bahan bakar sesedikit mungkin.

Yang menarik di Shell Eco-Marathon 2016 adalah kehadiran Drivers' World Championship. Ini merupakan sebuah balapan head-to-head yang diikuti oleh para pemenang di kategori UrbanConcept 2016 dari Amerika Utara, Asia, dan Eropa untuk mencari driver tercepat dan paling hemat energi.

Dikutip dari Gizmag, Selasa (5/7/2016), balapan perdana ini dimenangkan oleh Tim Bumi Siliwangi dari Universitas Pendidikan Indonesia.

Dengan kemenangan tersebut, Tim Bumi Siliwangi meraih kesempatan untuk mengikuti pelatihan selama satu pekan dengan Scuderia Ferrari di Maranello, Italia. Di pelatihan ini mereka akan bertemu Tim Formula 1 dan menerima pembinaan tentang cara untuk meningkatkan teknologi mereka.
"Tim Bumi Siliwangi menguras pikiran dan tenaga bagaimana cara meriset kendaraan dengan bahan bakar minim, tapi speed maksimal. Turangga Cheta EV 3 merupakan kendaraan besutan Tim Bumi Siliwangi yang terjun dalam kelas Urban Concept Type Battery Electric. Kendaraan ini merupakan electric vehicle versi ke-3 yang sudah mengalami perubahan sedemikian rupa sehingga kendaraan ini bisa tembus ke level dunia," ujar manajer Tim Bumi Siliwangi Amin Sobirin, dalam keterangan resminya.

Untuk diketahui, Turangga Cheta EV 3 telah mendapat sentuhan peningkatan di sistem penggerak, dengan mengembangkan controller untuk pengaturan kendaraan supaya tidak overheat (panas berlebih), yang dipadukan dengan sensor untuk memantau temperatur. Di aspek motor tim Bumi Siliwangi melakukan modifikasi dan peningkatan dalam hal daya.

Sekadar informasi, Tim Bumi Siliwangi merupakan bagian dari Unit Kegiatan Mahasiswa Komunitas Mahasiswa Penggemar Teknologi Otomotif (UKM Kompetitif). Tim ini terdiri dari 8 mahasiswa dan 2 pembimbing.

(Why/Isk)