Sukses

Bangun di Kawasan Taman, Menara BTS Disulap Jadi 'Pohon'

Liputan6.com, Columbus, Amerika Serikat - Banyak cara untuk membangun menara telekomunikasi agar terlihat lebih estetik dan enak dipandang mata. Jika sebelumnya menara telekomunikasi dijadikan papan maskot sekolah, kali ini berbeda. 

Sebagaimana dilaporkan Columbus Telegram, Senin (17/10/2016), sebuah menara Base Transceiver Station (BTS) yang dibangun di kota Columbus, Ohio, Amerika Serikat dibangun menyerupai pohon. 

Usut punya usut, bentuknya dirancang menyerupai pohon karena menara setinggi 24 meter tersebut dibangun di kawasan hutan Glur Park. Dengan begitu, menara ini dapat 'berbaur' dengan kawasan di sekelilingnya.

Adapun menara BTS ini dilengkapi dengan toilet dan ruang pemeliharaan di bawahnya. Selaku operator penyedia jaringan, Verizon akan membiayai konstruksi senilai US$ 240 ribu.

Namun, pembangunan menara ini menuai protes dari masyarakat setempat. Mereka menolak menara tersebut ditempatkan di Glur Park.

Doc: Columbus Telegram
Menurut masyarakat, pemerintah kota (pemkot) setempat seharusnya membangunnya di lokasi lain, yakni kawasan sekitar Quail Run Golf Course dan Columbus Community Hospital.

Selain itu, menurut aturan, menara telekomunikasi seharusnya dibangun setidaknya setinggi 60 meter dari kawasan hunian. Namun, ternyata aturan itu tak berlaku untuk kawasan taman/hutan yang dimiliki sebuah kota.

Terkait hal ini, pihak pemkot menilai bahwa pembangunan tersebut sudah sesuai dengan perjanjian awal, yakni ditempatkan jauh dari radar publik untuk menghindari ketidaksepakatan masyarakat.

Selain itu, menara ini dirancang sedemikian rupa agar sesuai dengan konsep awal. Jika sesuatu terjadi, menara BTS itu akan runtuh tanpa menimpa apapun.

(Cas/Isk)

Artikel Selanjutnya
Trafik Data Telkomsel Melesat hingga 136 Persen Selama Lebaran
Artikel Selanjutnya
Pemerintah India: Google Maps Tidak Bisa Dipercaya