Sukses

7 Pernyataan Elon Musk yang Paling 'Gila'

Liputan6.com, California - Elon Musk dikenal sangat ambisius dengan proyek-proyek ‘ajaib’-nya yang bikin orang geleng-geleng kepala.

CEO Tesla dan SpaceX tersebut juga dikenal begitu menggebu-gebu ingin membawa manusia ke Mars di masa depan.

Meski kedengarannya mustahil, Musk tidak main-main dengan obsesinya tersebut.

Salah satu ide Musk yang dinilai kontroversial baru-baru ini adalah rencananya ingin membom nuklir Mars. Namun, di balik kegilaan idenya tersebut, ia hanya ingin membuat planet merah tersebut layak huni.

Mars ternyata bukan satu-satunya ide paling gila yang pernah Musk umumkan. Mengutip laman Business Insider, Rabu (26/10/2016), setidaknya ada 7 pernyataan 'gila' yang pernah dilontarkan Elon Musk demi memajukan kelayakan hidup manusia di masa mendatang.

Apa saja? Berikut rangkumannya.

1. Musk ingin mengirim umat manusia ke Mars pada 2024.


2. Musk ingin membentuk pemerintahan resmi di Planet Mars.

1 dari 3 halaman

Pergi ke Mars Harus Siap Mati

3. Musk ingin umat manusia tinggal selamanya di Mars, strateginya adalah dengan membangun kubah raksasa berbahan panel kaca.


4. Pergi ke Mars memang bukan hal mudah. Kepada para astronot ia mengatakan, perjalanan perdana ke Mars memiliki banyak risiko. Karena itu, siapa pun yang pertama kali terbang ke Mars harus siap mati.


5. Musk mengatakan, mati di luar angkasa bukanlah hal buruk. “Itu adalah sebuah pencapaian, pengabdian. Kita memang bisa berduka, tapi juga harus bangga dengan pengorbanan perjalanan para astronot yang akan (bisa saja) mati,” kata Musk.

2 dari 3 halaman

Mobil Otonomos

6. Menurut Musk, orang-orang harus menggunakan mobil otonomos di masa depan. Karena jika tidak demikian, mereka akan mati ‘ditelan’ oleh keterbelakangan.


7. Kecelakaan mobil otonomos dengan ‘kecelakaan’ di mana orang-orang tertahan di lift, di mata Musk ternyata sama.


(Jek/Isk)

Artikel Selanjutnya
Elon Musk: Kecerdasan Buatan Bisa Memicu Perang Dunia III
Artikel Selanjutnya
Diam-Diam Ivanka Trump Dijuluki 'Putri Kerajaan'