Sukses

Begini Cara Membedakan Aplikasi iOS dan Android Palsu

Liputan6.com, Jakarta - Terkadang kamu harus jeli saat mengunduh aplikasi sekalipun dari toko aplikasi resmi, seperti Google Play Store (Android) atau Apps Store (iOS). 

Bisa jadi, aplikasi yang kamu pasang itu adalah aplikasi palsu yang mengandung virus jahat atau malware dan berpotensi mencuri informasi pribadi kamu.

Para scammer yang beraksi di dunia maya biasanya memanfaatkan itu sebagai celah untuk mencuri informasi pengguna, seperti kartu kredit. 

kamu memang harus tetap waspada, tapi perhatikan juga hal-hal berikut untuk menghindari hal tersebut. Berikut ini, seperti dilaporkan CNET, Jumat (11/11/2016), cara mengetahui aplikasi palsu atau tidak:

1. Cek Pengembang Aplikasi

kamu harus kroscek nama perusahaan atau pengembang aplikasi bersangkutan. Biasanya, scammer menggunakan nama serupa. Contoh: Overstock.com (asli) dan Overstock Inc (palsu).

2. Cek Ulasan Aplikasi

Aplikasi yang real atau betulan biasanya memiliki ulasan (review) yang banyak, baik positif maupun negatif, dari para penggunanya. Sementara, review pada aplikasi palsu hampir tidak ada.

Tanggal Diterbitkan hingga Deskripsi

3. Cek Tanggal Publish

Aplikasi palsu biasanya mencamtukan tanggal penerbitan (published date) terkini, sedangkan aplikasi asli menampilkan "updated on..." atau "diperbarui pada...".

4. Cek Deskripsi Aplikasi

Banyak pengguna yang tidak terlalu memerhatikan deskripsi aplikasi. Padahal, kamu dapat mengetahui aplikasi betulan atau tidak dari situ. Deksripsi pada aplikasi palsu sering kali salah tulis.

Ilustrasi deskripsi aplikasi di Apps Store. (Doc: Code-Release Notes)
5. Ragu? Unduh di Situsnya

Jika kamu ragu untuk mengunduh aplikasi yang memiliki nama sama dengan aplikasi lain, kamu dapat mengunduhnya langsung di situs resmi developer. Biasanya akan ada opsi "Get our app" yang akan mengarahkan kamu ke aplikasi asli.

(Cas/Isk)

Artikel Selanjutnya
5 Alasan Kamu Tak Perlu Beli Ponsel Jadul
Artikel Selanjutnya
Ancaman Malware di macOS Meningkat Tajam