Sukses

Aplikasi Kontes Musik Tulwe Fokus Cari Talenta Baru

Liputan6.com, Jakarta - Setelah meluncurkan kontes musik global pertamanya di Dubai, Tulwe fokus mencari talenta baru yang belum memiliki kesempatan untuk tampil di layar kaca dalam acara seperti Indonesian Idol atau The Voice.

Untuk dua bulan ke depan, Tulwe juga akan fokus mendorong para penyanyi dan calon bintang untuk mempertunjukkan bakat mereka di hadapan penonton melalui platform mereka.

"Kontes tersebut diadakan demi memberdayakan orang-orang dari seluruh dunia untuk menunjukkan bakat vokal mereka untuk dunia," kata Perintis dan CEO Tulwe, Dr. Anthony Karim Adam kepada Tekno Liputan6.com melalui email, Jumat (25/11/2016).

Adam yakin, dengan bakat yang tepat, tidak peduli di mana tempat tinggalnya, setiap orang memiliki hak untuk menjadi bintang global. Ia menerangkan bahwa setiap peserta hanya perlu merekam video mereka bernyanyi melalui smartphone dan mengunggahnya ke aplikasi Tulwe.

Pemenang akan mendapatkan hadiah spektakuler, yaitu kontrak dengan Tulwe senilai US$ 1 juta.

“Banyak yang bertanya apakah hadiahnya berupa tunai. Bukan, kontrak memiliki manfaat yang berlapis-lapis. Kontrak bersifat jangka panjang,” jelas Adam.

Setelah menandatangani kontrak, pemenang akan langsung memasuki tahap pengesahan untuk menjadi penyanyi profesional yang difasilitasi oleh Tulwe dari awal sampai akhir. Pemenang akan mendapatkan akses ke studio, lokasi pelatihan, dan berbagai keperluan produksi lainnya. 

Pemenang juga akan didukung oleh tim produksi profesional yang terdiri dari ahli musik, teknisi suara, pelatih vokal, penulis lagu, dan produser yang siap untuk menciptakan lagu-lagu bersama.

Setelah proses rekaman selesai, Tulwe akan melakukan proses distribusi untuk mengenalkan lagu yang telah diciptakan. Mulai dari unduhan online, promosi radio hingga peluncuran album fisik.

Kompetisi ini terdiri dari beberapa tahapan. Sejak peluncuran hingga 1 Februari 2017, Tulwe akan mengadakan program pencarian bakat di seluruh dunia untuk mengumpulkan penyanyi berbakat yang ingin menjadi bintang.

Setelah itu tahapan pemungutan suara dimulai. Selanjutnya kontestan akan dibawa ke sebuah lokasi perlombaan yang belum ditentukan tempatnya. Mereka akan memiliki akses ke studio, panggung, dan ruang latihan untuk mendukung interaksi mereka dengan pelatih dan artis-artis lain.

Pada tahapan ini, mereka akan dinilai oleh juri yang terkenal dan berpengalaman. Berbeda dengan tahapan sebelumnya yang bergantung pada video musik dan pemungutan suara, kompetisi fisik di atas panggung dapat dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari peningkatan performa ketika berada di hadapan penonton sampai kemampuan untuk mengesankan juri.

Dalam setiap putaran, kontestan diwajibkan untuk memilih lagu yang menonjolkan keahlian masing-masing.

(Isk/Ysl)

 

Artikel Selanjutnya
Mikrofon Pelunas Hutang, Program Anyar Indosiar yang Menyentuh
Artikel Selanjutnya
Brandstorm Pilih Dua Tim Indonesia yang Siap Bersaing di Paris