Sukses

5 Tips Jaga Privasi Saat Menggunakan Smartphone Android

Liputan6.com, Jakarta - Sebagian besar pengguna smartphone Android mungkin telah menyadari adanya masalah privasi saat menggunakan perangkat tesebut. Bagaimana tidak, smartphone kini hampir melingkupi kebutuhan komunikasi, pekerjaan, dan lainnya.

Akan tetapi, di sisi lain informasi pribadi dapat dengan mudah diketahui pihak lain. Kendati demikian, bukan berarti tak ada upaya yang bisa dilakukan untuk tetap menjaga privasi ketika menggunakan smartphone

Ada sejumlah cara yang dapat dilakukan untuk mengontrol informasi yang bisa diakses pihak luar, seperti tak mengunduh di luar toko resmi atau melakukan rooting. Langkah tersebut merupakan beberapa cara sederhana agar seseorang tetap bisa menjaga privasi selama menggunakan smartphone Android. 

Namun, sebenarnya ada sejumlah cara lain yang dapat dilakukan agar pengguna smartphone Android tetap bisa menjaga privasi. Untuk itu, berikut ini lima langkah menjaga privasi di smartphone Android.

Perlu diingat, hampir tak mungkin pengguna smartphone benar-benar tak meninggalkan jejak di internet. Namun setidaknya, cara-cara ini dapat membantu kamu untuk lebih waspada dan tak sembarangan membiarkan informasi pribadi dapat dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab. 

1. Gunakan aplikasi chatting terenkripsi

SMS mungkin masih menjadi salah cara berkirim pesan paling mudah karena dapat dilakukan lintas perangkat, bahkan tak perlu menggunakan smartphone untuk bisa menggunakan fitur ini.

Namun, fitur yang dikirim melalui SMS tak dienkripsi. Karenanya, pihak lain dapat melihat isi, tujuan, dan bahkan waktu sebuah pesan dikirim.

Untuk itu, menggunakan aplikasi olah pesan dengan fitur terenkripsi dapat membuat percakapanmu lebih aman.

Mengutip laman Make Use Of, Jumat (9/12/2016), saat ini hampir seluruh aplikasi chatting telah menawarkan fitur enkripsi. Jadi, pilih aplikasi yang dianggap paling sesuai dengan kebutuhanmu.

2. Pakai aplikasi Peta secara Offline

Sekarang, pengguna Maps bisa menambah daftar tujuan dalam satu kali navigasi (sumber: thenextweb.com)

Kebanyakan aplikasi peta di Android menawarkan layanannya secara gratis. Namun yang tidak diketahui sebagian pengguna, sejumlah layanan itu melacak dan menyimpan lokasi yang pernah disambangi pengguna.

Untuk itu, kamu dapat memanfaatkan fitur offline yang ada di sebagian aplikasi. Kamu cukup mengunduh satu wilayah atau negara tertentu dari aplikasi tertentu dan menggunakannya tanpa terhubung ke internet.

1 dari 2 halaman

Jaga password yang digunakan

3. Jaga penggunaan password sebaik mungkin

Selain karena lupa password, smartphone Android yang terkunci, kemungkinan telah dibuka oleh orang lain dengan password yang salah.

Password merupakan salah satu cara menjaga akun atau perangkat agar tak bisa diakses oleh sembarang orang. Karena itu, salah satu cara umum yang digunakan agar password tak mudah dibobol adalah membuat kata kunci dengan kombinasi tak biasa. 

Akan tetapi, cara itu terkadang tak cukup kuat untuk menjamin password-mu tak diketahui pihak lain. Sejumlah keyboard virtual ternyata menyimpan password yang ditulis oleh pengguna ketika mengakses sebuah aplikasi atau situs.

Karenanya, pastikan fitur penyimpanan kata-kata di keyboard virtual tak aktif.

4. Waspada dengan wallpaper di smartphone

Saat ini hampir jamak ditemukan pengguna smartphone yang memajang foto anak atau keluarga sebagai wallpaper. Ya, cara itu memang kerap dilakukan untuk mengingat orang-orang tersayang yang ada di sekitar.

Namun, patut diwaspadai kebiasaan itu dapat dimanfaatkan oleh orang tak bertanggung jawab yang ingin mengetahui kehidupan pribadimu. Karena itu, pastikan perangkatmu selalu dijaga dan tak jatuh ke tangan yang salah.

5. Hati-hati menggunakan fitur berbagi lokasi di media sosial

Berbagi lokasi menjadi salah satu fitur yang kerap digunakan oleh pengguna media sosial. Melalui cara itu, pengguna dapat menginformasikan teman atau orang tempat-tempat yang sedang dikunjungi.

Meskipun mengasyikan, sebisa mungkin hindari untuk berbagi lokasi dengan lokasi yang sama beberapa kali. Sebab, dengan cara itu, secara tak sadar pengguna dapat membagikan pola pergerakannya dan dapat dimanfaatkan oleh orang yang tak bertanggung jawab.

(Dam/Isk)

Artikel Selanjutnya
4 Hal tentang Keamanan Siber, Fakta atau Mitos?
Artikel Selanjutnya
Lakukan Langkah Mudah Ini untuk Mengamankan Smartphone!