Sukses

Twitter Bakal Fokus ke Layanan Video di 2017

Liputan6.com, Jakarta Platform layanan microblogging dan realtime Twitter bakal berfokus pada layanan video pada 2017 mendatang.

Diungkapkan oleh Country Business Head Twitter Indonesia Roy Simangunsong, hal ini didasarkan pada jumlah konsumsi layanan video yang meningkat drastis dari 2015 ke 2016.

"Data kami, konsumsi video Twitter meningkat 120 persen dari tahun 2015 ke 2016. Itu secara global, termasuk Indonesia yang penggunaan videonya bertumbuh," tutur Roy ditemui usai mengumumkan momen dan tagar terpopuler Twitter Indonesia tahun 2016 di Jakarta, Selasa (6/12/2016).

Roy mengatakan, konsumsi penggunaan video di Indonesia pun tumbuh hingga double digit. "60-80 brand menggunakan video, dari sisi pengguna orang banyak menggunakan video untuk saling berkomunikasi," ucap Roy.

Melihat hal tersebut, tahun 2017 Twitter bakal memfokuskan layanannya pada video, lewat layanan Periscope serta Live, yakni sebuah layanan video untuk profesional. Misalnya saja NFL NBA, eGames, dan lain-lain.

Tak hanya sebagai media komunikasi, alasan Twitter berfokus ke layanan video lantaran dengan video, pengguna dinilai lebih mampu menuangkan kreativitas mereka dibandingkan dengan unggahan tweet.

Dibandingkan dengan tweet, Roy menganggap bahwa video lebih menarik perhatian pengguna. Sebab, video enam kali lebih sering di-retweet dibandingkan dengan tweet.

(Tin/Cas)

Artikel Selanjutnya
Twitter Rilis Layanan Versi 'Ringan' untuk Pasar Berkembang
Artikel Selanjutnya
Twitter Bakal Sisipkan Iklan di Periscope