Sukses

Sinyal Telkomsel Sempat Blank di Indonesia Tengah

Liputan6.com, Ambon - Sejumlah pelanggan Telkomsel yang berdomisili di kota Ambon kehilangan layanan telepon, SMS, dan data pada Kamis (8/12/2016) kemarin.

Sebagian pelanggan mengklaim kesulitan melakukan panggilan baik melalui aplikasi VoIP maupun panggilan telepon seluler. Bahkan untuk mengirimkan SMS pun mereka tidak bisa.

Masya, salah satu warga kota Ambon sejak pukul 08.00 WIT Kamis (8/12/2016) mencoba mengirimkan SMS kepada rekan kerjanya, tetapi gagal terkirim. Panggilan telepon yang dia lakukan juga tidak dapat terhubung sama sekali.

"Ini SMS saya masih menunggu dan banyak SMS saya yang gagal terkirim," kata Masya yang berprofesi sebagai karyawan swasta di Ambon.

Sejumlah pelanggan lainnya juga mengaku mengalami hal serupa. Ponsel milik mereka tidak menangkap sinyal Telkomsel sejak pukul 00.00 WIT, Kamis (8/12/2016).

Upaya untuk mendapatkan sinyal Telkomsel yang dilakukan baik secara manual dengan cara melepaskan kartu SIM kemudian memasang kembali ke ponsel maupun menyetel ulang pengaturan ponsel, tidak berbuah hasil.

"Saya sejak semalam sampai pagi ini belum bisa melakukan panggilan keluar ataupun menerima panggilan," kata Rina, pelanggan lainnya.

Sinyal Telkomsel baru kembali normal sekitar pukul 10.00 WIT, Kamis (8/12/2016). Pelanggan baru bisa mendapatkan sinyal secara manual. Perwakilan Telkomsel di layanan pelanggan yang dikonfirmasi mengakui bahwa di wilayah Papua, Maluku, dan Sulawesi sedang terjadi gangguan.

"Sinyal blank ini terjadi karena ada peningkatan layanan di wilayah Indonesia Bagian Tengah, meliputi Maluku, Papua, dan Sulawesi," kata Aura, perwakilan Telkomsel.

Menurut Aura, sinyal blank terjadi antara pukul 04.05 WIT, Kamis (8/12/2016), tetapi hanya dialami sebagian nomor, tidak berlaku secara menyeluruh untuk semua pelanggan Telkomsel.

"Kami sarankan untuk saat ini pindahkan dulu kartu SIM ke ponsel yang lain sambil menunggu beberapa jam ke depan, tetapi saat ini layanan sudah normal," ujar Aura.

(Abdul Karim/Why)

Artikel Selanjutnya
Ransomware WannaCry Bikin Layanan E-KTP Lumpuh Total
Artikel Selanjutnya
Bos Telkomsel: Data Pelanggan Tetap Aman