Sukses

Top 3: Nokia 6 hingga Kemkominfo Incar 43.000 Media Gadungan

Liputan6.com, Jakarta - Artikel yang membahas spesifikasi smartphone terbaru Nokia yaitu Nokia 6 menjadi artikel terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com edisi Minggu (9/1/2017).

Di samping itu, dua artikel lain yang menyedot perhatian pembaca adalah harga smartphone Android teranyar milik Nokia dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) akan menindak 43 ribu situs media online gadungan yang tersebar di Indonesia.

Untuk selengkapnya, simak Top 3 Tekno Liputan6.com berikut ini.

1. Ini Spesifikasi Lengkap Nokia 6

Smartphone dengan sistem operasi Android terbaru dari Nokia yaitu Nokia 6 akhirnya diumumkan. Lalu, seperti apa 'jeroan' dari ponsel anyar tersebut?

Mengutip laman Phone Arena, Minggu (8/1/2017), Nokia 6 dilengkapi layar 5,5 inci berteknologi 2.5D display dengan resolusi full HD 1080 x 1920 piksel. Untuk melindungi layar dari goresan dan benturan, Nokia menyematkan Gorilla Glass.

Untuk mendukung kinerja maksimal, smartphone yang berjalan di atas Android Nougat 7.0 ini disokong prosesor Snapdragon 430 dengan CPU octa-core dan pengolahan grafis Adreno 505.

Selanjutnya baca di sini

2. Nokia Android Baru Resmi Melenggang, Berapa Harganya?

Penantian panjang ponsel Android baru Nokia akhirnya berakhir sudah. Vendor asal Finlandia tersebut mengumumkan debut smartphone robot hijau bernama Nokia 6 itu, yang merupakan hasil kerja sama antara Nokia dan perusahaan HMD Global.

Sebagaimana dikutip Tekno Liputan6.com dari Reuters, Minggu (8/1/2017), Nokia 6 ternyata hanya akan menyasar pasar Tiongkok untuk sementara waktu, sedangkan harganya dibanderol sekitar US$ 246 atau setara dengan Rp 3,2 jutaan.

Menyoal spesifikasi, ponsel ini memiliki layar 5,5 inci dengan resolusi full HD 1080p yang berbalut layar Gorilla Glass 2,5D. Untuk dapur pacu, ponsel tersebut ditopang prosesor Qualcomm Snapdragon 430.

Selanjutnya baca di sini

3. Kemkominfo Incar 43.000 Media Online yang Diduga Gadungan

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menegaskan setidaknya ada sekitar 43 ribu situs web yang diduga media online gadungan. Keberadaan media online abal-abal itu pun kini tengah diincar Kemkominfo untuk ditindaklanjuti.

Sebagaimana disampaikan Semuel Abrijani Pangerapan selaku Dirjen Aplikasi Informatika Kemkominfo, ribuan media online gadungan ini tersebar di seluruh Indonesia.

Pengelola media online gadungan tersebut mengklaim, media buatannya merupakan bagian dari produk jurnalistik.

Selanjutnya baca di sini

(Ysl/Isk)

Artikel Selanjutnya
Nokia 3310 Versi 3G Bakal Segera Meluncur?
Artikel Selanjutnya
Top 3: Foto Pertama Bill Gates di Instagram Curi Perhatian