Sukses

Berapa Lama Orang Indonesia Akses Internet dalam Sehari?

Liputan6.com, Jakarta - Tak dimungkiri, internet sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia saat ini. Kehadiran 4G dan penetrasi smartphone yang kian cepat secara tak langsung ikut memengaruhi aktivitas internet di Indonesia.

Lantas, berapa lama waktu yang dihabiskan oleh seseorang untuk mengakses internet setiap hari? Berdasarkan data yang dirilis Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), sebagian besar responden mengaku mengakses internet lebih dari enam jam setiap hari.

Ada sekitar 55,39 persen dari total responden yang setiap hari mengakses internet lebih dari enam jam. Sementara responden lain lebih bervariasi, mulai dari 2 sampai 6 jam sehari. 

Data yang diterima Tekno Liputan6.com, Rabu (11/1/2017), juga menyebutkan sebagian responden bisa menghabiskan waktu hingga tiga kali atau lebih setiap jam untuk mengakses internet. Ada sekitar 76,67 persen responden yang melakukan hal tersebut, sedangkan sisanya bisa melakukan hal tersebut sekali dalam beberapa jam atau satu jam sekali.

Untuk urusan jaringan internet, Wi-Fi ternyata masih menjadi favorit. Dari 1.020 responden, 66,57 persen di antaranya menyebut Wi-Fi sebagai pilihan koneksi yang paling disukai.

Sementara 24,31 persen responden yang memakai koneksi seluler, dan hanya 9,12 persen pengguna yang memanfaatkan jaringan internet berbasis kabel. Kendati demikian, koneksi internet yang paling sering digunakan responden adalah jaringan seluler.

Ada sekitar 54,02 persen responden yang menggunakan jaringan seluler untuk mengakses internet. Kemudian, sisanya memilih menggunakan Wi-Fi dengan persentase 40,29 persen dan kabel 5,69 persen.

Sebagian besar responden juga menyebut jenis layanan internet yang digunakan lebih banyak berbasis kuota dengan persentase 63,2 persen. Hanya 36,8 persen responden yang menggunakan layanan internet tak terbatas atau unlimited.

Di sisi lain, kecepatan masih menjadi alasan utama responden menggunakan internet yang disukai, dengan persentase hingga 67,6 persen.

Untuk harga maupun cakupan wilayah ternyata masih menjadi pilihan kedua dan ketiga. Adapun rumah merupakan tempat utama para responden untuk menggunakan internet.

(Dam/Isk)

Artikel Selanjutnya
Netizen di Asia Tenggara Habiskan 16 Jam per Minggu untuk Online
Artikel Selanjutnya
Seberapa Cepat Internetan di Jaringan 5G?