Sukses

Software Ini Mampu Bobol Perangkat Android dalam Hitungan Detik

Liputan6.com, Jakarta - Sistem kunci pola (pattern lock .red) yang saat ini masih digunakan oleh jutaan pengguna Android ternyata dapat dibobol dengan cukup mudah.

Jika kamu salah satu pengguna Android yang mengandalkan kunci pola tersebut, ada baiknya kamu harus mengantinya ke yang lebih aman--PIN atau sidik jari.

Mengutip informasi dari laman International Business Times, Kamis (26/1/2017), beberapa peneliti berhasil mengembangkan perangkat yang bisa 'menangkap' gerakan jari dan memprediksi pola yang digunakan untuk membuka kunci ponsel.

Luar biasanya, software ini mampu menjebol kunci pola pengguna smartphone hanya dalam sedikitnya 5 kali percobaan tanpa harus melihat layar ponsel secara langsung.

Berdasarkan laporan dari PhysOrg, penelitian ini dilakukan oleh para peneliti dari beberapa universitas seperti, Lancaster University, China's Northwest University, dan University of Bath.

Saat dikembangkan, tim peneliti mengembangan software agar mampu mengenali gerakan tangan dan dapat dipasang ke perangkat Android apapun.

Saat terpasang, software ini akan memanfaatkan kamera di perangkat untuk menangkap gerakan tangan pengguna saat akan meng-unlock perangkat Android.

Nantinya, data yang ditangkap oleh kamera akan dijalankan melalui algoritma yang akan menghasilkan beberapa prediksi pola yang dapat digunakan untuk membuka perangkat Android tersebut.

Menariknya, semakin kompleks kunci pola yang digunakan,  semakin mudah pula kunci pola tersebut dibobol. Dari 120 kunci pola yang diuji secara acak, software tersebut mampu membobol 95 persen perangkat yang diuji hanya 5 kali percobaan.

 

1 dari 2 halaman

Cara Tangkal Peretasan

Jika kamu khawatir tentang pola kunci kamu mampu dibobol, ada beberapa cara antisipasi yang dapat kamu lalukan untuk melindungi diri, seperti menutup jari kamu saat menggambar pola.

Tak hanya dari sisi pengguna, peneliti menyarankan kepada pembuat kunci pola di perangkat Android untuk memadukan pola kunci dengan fitur lainnya.

Sebagai pencegahan awal, kamu bisa mengatur mengatur tingkat kecerahan layar saat akan membuka ponsel untuk 'mengelabui' kamera yang merekam.

Tentunya ada cara lain yang dapat kamu gunakan, seperti menggunakan pemindai jari atau pemindai iris mata--jika perangkat Android kamu memilikinya.

(Ysl/Cas)

Artikel Selanjutnya
Video Preview Nongol dalam Hasil Pencarian Google di Android
Artikel Selanjutnya
Aplikasi Kamera Pixel Bisa Dipakai Smartphone Android Lain