Sukses

5 Alternatif Gratis untuk Software Berbayar Mahal

Liputan6.com, Jakarta - Di antara kalian, siapa yang suka menggunakan Photoshop, Office, atau iMovies? Tentu kita ketahui bersama, untuk menggunakan softwares tersebut pengguna harus membayar lisensi yang tak bisa dibilang murah.

Berhubung berbayar dan cukup mahal bagi sejumlah pengguna, wajar jika ada yang 'melirik' software bajakan yang terkenal tidak aman dan berpotensi membuat PC disusupi malware.

Ketimbang mengambil risiko, ada baiknya kamu mencari software alternatif yang lebih aman, dan yang terpenting, software alternatif ini gratis!

Yup, Tekno Liputan6.com merangkum beberapa software alternatif gratis yang mampu 'menggantikan' software ternama seperti Photoshop dan Microsoft Office. Tanpa panjang lebar lagi, simak rangkumannya berikut ini.

1. GIMP (Gratis; Windows, macOS, dan Linux)

Bagi banyak pengguna PC atau macOS, Photoshop merupakan salah satu program paling banyak digunakan untuk mengedit foto. Tak dimungkiri banyak pengguna memillih Photoshop versi bajakan lantaran banderol harga cukup tinggi.

Daripada bingung dan was-was, GIMP dapat menjadi alternatif bagi kamu yang suka mengedit gambar di PC. Meski gratis, bukan berarti software ini memiliki fitur terbatas loh.

GIMP

Nyatanya, GIMP memiliki fitur yang tak jauh berbeda dengan Photoshop. Cuma perlu sedikit usaha, kamu yang terbiasa menggunakan Photoshop pun mampu menguasai GIMP dengan cepat.

2. Libre Office (Gratis; Windows, macOS, dan Linux)

Kebanyakan dari kita sepertinya tidak dapat melepaskan diri dari Microsoft Office, entah itu di kantor, kampus, atau di mana pun.

Libre Office merupakan software alternatif tepat bagi kamu yang tidak memiliki dana untuk membeli lisensi. Awalnya, Libre Office tampil 'sederhana', tetapi kini berubah menjadi sebuah software yang mampu head-to-head dengan Microsoft Office.

Libre Office

Software ini mampu membuka dokumen Office, mengedit, dan menyimpannya untuk kembali digunakan di Office.

1 dari 2 halaman

Inkscape hingga Google Drive

3. Inkscape (Gratis; Windows, macOS, dan Linux)

Sebelum ada Adobe Illustrator, Inkscape merupakan salah satu software olah grafis format vektor dan favorit banyak ilustrator di dunia. Terlebih, software ini gratis, terbuka (open source), dan cross-platform.

Inkscape

Keuntungannya, karena berbasis komunitas, Inkscape menyediakan tips dan trik yang bisa kamu terapkan kapan pun.

4. DaVinci Resolve (Gratis; Windows dan macOS)

Sulit memang menemukan software edit video yang bagus dan gratis, khususnya yang seperti iMovie atau software profesional sekelas Adobe Premiere.

DaVinci Resolve

Namun jangan khawatir. DaVinci Resolve dapat menjadi alternatif bagi kamu yang ingin menekuni video editing.

Seperti software lainnya, kamu akan mengalami kesulitas saat menggunakan DaVinci Resolve pada awalnya. Namun, seiring waktu berjalan kamu akan mudah menguasainya. Walau tersedia untuk diunduh secara gratis, DaVinci Resolve juga memiliki versi berbayar.

5. Google Drive (Gratis)

Software terakhir pilihan Tekno Liputan6.com ini pasti sudah kamu ketahui dan kamu gunakan. Kelebihannya adalah pengguna bisa berbagi data apa pun dengan lebih cepat, fleksibel, gratis, dan serta mengaksesnya lewat berbagai perangkat yang ada.

Google Drive

Digabung dengan berbagai macam plugin, add-on, dan lainnya, beragam fitur seperti Docs, Sheets, dan Slides pun dapat menjadi 'senjata' ampuh yang bisa kamu gunakan tiap harinya.

(Ysl/Why)

Artikel Selanjutnya
8 Cara Mudah Memanfaatkan PC Tua Tak Terpakai
Artikel Selanjutnya
6 Aplikasi Backup Data Terbaik untuk Android