Sukses

Review: Xiaomi Mi Mix, Desain Keren Tapi Kamera Pas-Pasan

Liputan6.com, Jakarta - Siapa yang akan menyangka hanya dalam waktu lima tahun, salah satu perusahaan rintisan, Xiaomi, berubah wujud dari 'pengekor' Apple menjadi perusahaan dengan identitasnya yang unik daripada yang lain.

Sebagai bukti ingin lepas dari bayang-bayang iPhone, Xiaomi pun memperkenalkan Mi Mix. Pertama kali diperkenalkan sebagai sebuah Mi Concept Phone (ponsel konsep Xiaomi .red) di ajang peluncuran Mi Note 2 di Peking University Gymnasium, Beijing, Xiaomi berhasil membenamkan teknologi hardware terkini ke dalam Mi Mix.

Di Mi Mix, kamu akan menemukan prosesor Snapdragon 821; kamera utama 16 megapiksel (MP) dan kamera depan 5MP serta baterai jumbo 4400mAh.

Namun, yang jadi pertanyaan sekarang apakah teknologi yang ada di dalam Xiaomi Mi Mix ini sebagus yang kamu harapkan? Tanpa panjang lebar, berikut adalah ulasan lengkapnya.

Desain

Saat pertama kali 'jatuh' ke tangan Tekno Liputan6.com, Mi Mix tidak terlihat seperti smartphone kebanyakan. Mengusung konsep bezel-less, ponsel ini cukup 'ramah' di mata dan tampak sederhana.

Tak hanya itu, balutan bodi ponsel berbahan keramik ini pun semakin membuatnya terkesan sangat 'wah' tak kalah menarik dengan bodi iPhone 7.

Tampak Bawah

Namun, bodi ponsel keramik ini pun tak sempurna. Saat kami coba pegang, beberapa kali ponsel ini hampir terselip dari tangan. Beruntung, Xiaomi sudah menyediakan sebuah case ponsel yang membuatnya terlihat premium dan tentunya tidak licin saat tangan mengenggam ponsel.

Berkat konsep bezel-less, layar ukuran 6,4 inci yang diusung Mi Mix pun cukup lebar menampilkan gambar di layar dengan bodi yang tetap nyaman digenggam ketimbang ponsel dengan ukuran layar yang sama.

Tampak Samping

Pun demikian, desain bezel-less ini harus 'mengorbankan' beberapa hal seperti letak kamera depan, sensor proximity, dan lainnnya. Di Mi Mix, kamu akan menemukan kamera depan tidak terletak di atas layar, namun berada di kanan bawah layar.

Dengan letak seperti ini, kamu pun harus memutar ponsel 180 derajat untuk mengambil foto selfie normal. Sedikit janggal memang letaknya, namun seiringnya waktu kamu pun akan mulai terbiasa dengan letak kamera selfie di Mi Mix.

Tampak Belakang

Di belakang ponsel, kamu akan menemukan sebuah sensor sidik jari. Seperti beberapa ponsel yang mendukung fitur ini, sensor di Mi Mix terbilang cukup cepat dan akurat dalam mengenali sidik jari kami saat digunakan.

1 dari 4 halaman

Layar dan Hardware

Layar

Seperti disebutkan di atas, Mi Mix memiliki layar berukuran 6,4 inci dengan perbandingan panel 17:9--di ponsel biasanya 16:9--dan beresolusi 2040 x 1080 piksel.

Dari segi tampilan, layar Mi Mix mampu menghadirkan gambar yang cukup cerah dan berwarna. Saat kami menggunakan di dalam ruangan atau di luar ruangan, layar Mi Mix tetap menampilkan gambar detail.

Layar

Bagi kami penikmat konten multimedia--gim, film, komik, dan streaming video--ukuran layar Mi Mix sangat memuaskan. Walau memang kami berharap Xiaomi mampu menghadirkan resolusi yang lebih tajam (1440p .red).

Hardware

Dua kata paling tepat untuk menjelaskan kemampuan hardware Mi Mix yaitu super cepat. Bagaimana tidak, Mi Mix sudah menggunakan prosesor terbaik dari Qualcomm, Snapdragon 821. Tak hanya itu, performa ponsel pun semakin kencang karena didongkrak oleh RAM 4GB.

Benchmark

Untuk penyimpanan, Mi Mix yang kami gunakan menyediakan kapasitas memori internal sebesar 128GB. Sekadar informasi, Mi Mix juga menyediakan varian lain yaitu RAM 6GB dan memori internal 256GB.

Saat kami uji untuk memainkan gim berat seperti Modern Combat 5: Black out, Asphalt 8, dan Vainglory, ketiganya berjalan sangat mulus. Mi Mix pun cukup 'cekatan' dalam membuka aplikasi, mengambil foto, dan penggunaan sehari-hari.

Mortal Kombat X

Vainglory

Asphalt Xtreme

Untuk baterai, kapasitas 4400mAh yang digunakan di Mi Mix ini mampu bertahan 9 jam saat kami melakukan pengujian.

2 dari 4 halaman

Software dan Kamera

Software

Mi Mix merupakan salah satu seri ponsel pertama Xiaomi yang tampil dengan antarmuka (User Interface) MIUI 8 dengan sistem operasi masih di Android 6.0.

Jika dibandingkan, UI yang Xiaomi tampilkan tampak mirip dengan antarmuka di iOS. Hal ini terlihat jelas dengan daftar aplikasi terkini (recent apps .red) dan halaman utama yang semakin dibuat sederhana.

Xiaomi MIUI

Sekadar informasi, berhubung Mi Mix masih khusus dipasarkan untuk pengguna di China, ponsel yang kami gunakan pun masih menyematkan ROM asal China. Karena itu, beberapa aplikasi dan layanan di ponsel tak dapat diakses dan beroperasi dengan baik. Tak hanya itu, beberapa aplikasi bawaan Google, termasuk Play Store pun harus diunduh secara manual.

Namun, MIUI 8 tampil lebih baik ketimbang antarmuka sebelumnya. Kami melihat Xiaomi merombak beberapa hal di antarmuka terbarunya ini.

Salah satu yang menarik perhatian adalah sebuah tombol--mirip AssistiveTouch di iOS--yang memungkinkan kamu untuk mengakses beberapa shortcut (pintasan .red) seperti mengambil screenshot, mengunci layar, dan akses ke recent apps.

Kamera

Walau memiliki performa yang luar biasa dan tampil dengan desain premium, Mi Mix memiliki kelemahan di sektor kamera. Ya, memang Mi Mix hadir dengan sensor kamera 16MP, namun kualitas yang dihasilkan oleh ponsel yang dianggap flagship ini cukup mengecewakan.

Kamera Depan

Kamera Mi Mix nyatanya tidak memiliki teknologi optical image stabilisation (OIS) yang membuat kami sulit untuk mengambil foto yang jernih dan tajam saat bergerak.

Kamera Belakang

Saat mengambil foto dalam kondisi cahaya normal, beberapa hasil foto yang diambil warnanya tampak sedikit 'pucat'. Di kondisi cahaya yang minim pun kamera Mi Mix kurang dapat diandalkan untuk menghasilkan foto yang jernih.

Berikut adalah beberapa hasil foto yang diambil menggunakan kamera Mi Mix

Kamera Depan

Foto Makro

Foto Malam Hari

Foto di Luar Ruangan

Foto di Dalam Ruangan

 

 

 

3 dari 4 halaman

Kesimpulan

Secara keseluruhan, Xiaomi mampu menghadirkan sebuah ponsel flagship yang bisa bersaing di kelas smartphone premium, dan Mi Mix merupakan buktinya.

Namun, perusahaan masih memiliki banyak hal yang harus diperbaiki. Bagi kami, beberapa hal yang dapat Xiaomi perbaiki adalah antarmuka MIUI8 yang dapat 'dipoles' lebih baik.

Tak hanya itu, kamera yang lebih mumpuni untuk sebuah smartphone terbaik pun selayaknya Xiaomi sematkan di dalam ponsel ini. Sayangnya, Xiaomi melupakan hal tersebut dan terlalu fokus di kemampuan hardware dan estetika tampilan ponsel agar terlihat premium.

Akan tetapi, mengesampingkan kemampuan kamera yang di bawah ekspektasi, Mi Mix merupakan sebuah smartphone premium yang memanjakan penggunanya yang mencari performa hardware terbaik dari sebuah smartphone berkelas.

(Ysl/Isk)