Sukses

Tokoh Berpengaruh di Industri Gim Juga Kecam Kebijakan Trump

Liputan6.com, Jakarta - Kebijakan imigrasi yang baru dikeluarkan oleh Donald Trump, mendulang berbagai kecaman dari banyak pihak di dunia. Kecaman terkini datang dari dua tokoh berpengaruh di industri gim: Vlambeer dan Playdots.

Usai Trump mengumumkan kebijakan tersebut, Vlambeer--studio gim Belanda yang membuat Ridiculous Fishing, Luftrausers, dan Nuclear Throne--mendonasikan pendapatan yang diperoleh dalam dua puluh empat jam setelah ia melontarkan respons ini, ke American Civil Liberties Union.

Co-founder Vlambeer Rami Ismail menegaskan, donasi ke ACLU tersebut merupakan salah satu bentuk penolakannya terhadap kebijakan Trump, melalui tagar #MuslimBan. Demikian menurut informasi yang dikutip dari laman Mashable, Senin (30/1/2017).

Ismail terbilang cukup vokal di industri gim, khususnya dalam pengembangan dan perjuangannya untuk kesamaan hak bagi studio atau pengembang gim indie.

 

Serupa dengan Ismail, CEO Playdots Inc Paul Murphy mengungkapkan dukungan serupa terhadap tagar #MuslimBan lewat akun Twitter.

Ternyata, bukan hanya Vlambeer dan Playdots semata yang melakukan protes terhadap kebijakan imigrasi Presiden Donald Trump. Cardboard Computer--pembesut gim indie Kentucky Route Zero--pun memberikan diskon terhadap gim buatannya sebesar 50 persen, dengan seluruh pendapatan akan didonasikan ke ACLU.

(Ysl/Why)

Artikel Selanjutnya
Donald Trump Jadi Presiden, Sejumlah Bintang Hollywood Patah Hati
Artikel Selanjutnya
Guyonan Trump vs Hillary Ramaikan Linimasa Twitter