Sukses

10 Destinasi Wisata yang Paling Diburu Netizen Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - Situs pencarian travel global Skyscanner baru saja merilis data terbaru tentang perilaku penggunanya di Indonesia. Perusahaan yang bermarkas di Edinburgh, Britania Raya itu mengungkapkan 10 destinasi wisata yang paling diburu netizen di Tanah Air.

Yang menarik, ada empat destinasi wisata di Indonesia yang masuk dalam daftar tersebut. Di antaranya adalah Belitung (Tanjung Pandan), Solo/ Surakarta, Bandung, dan Batam, yang mana masing-masing berada di peringkat 2,3,4 dan 10.

Yulianto Balawan, Senior Marketing Manager Skyscanner untuk Indonesia mengatakan, data tersebut mengindikasikan meningkatnya keinginan orang Indonesia yang ingin bepergian. Penghasilan yang meningkat juga mendorong orang untuk traveling.

Dok: Skycanner

“Pelancong Indonesia semakin cerdas. Mereka menginginkan kebebasan dalam mengatur perjalanan mereka. Hal yang selalu dicari adalah promo terbaik dan harga termurah,” ujar Yulianto melalui keterangan resminya, Rabu (8/2/2016) di Jakarta.

Ia menambahkan bahwa berdasarkan pola pencarian Skyscanner di 2016, 10 destinasi yang popularitasnya meningkat paling pesat adalah Seoul, Belitung, Solo, Tokyo, Osaka, Penang, Bandung, London, Male, dan Batam. Yulianto memastikan bahwa Belitung dan Solo merupakan destinasi domestik yang popularitasnya meningkat pesat selama 2016 menurut data dari Skyscanner. Tren ini diprediksi akan tetap berlangsung pada 2017.

Belitung mengalami peningkatan pencarian travel sebesar 90 persen, sementara Solo mengalami peningkatan 79 persen. Data ini menunjukkan adanya ketertarikan terhadap pengalaman wisata yang lebih anti-mainstream dan gaya hidup lokal yang otentik.

“Kunci utama dari data ini terletak pada perbandingan peningkatan pencarian dan minat pada destinasi di 2015 dan 2016. Data ini menunjukkan seberapa populer sebuah destinasi di tahun lalu, dan bagaimana tren tersebut akan dibawa ke 2017,” tambahnya

Berdasarkan data Skyscanner, pada 2016 Seoul mengalami peningkatan popularitas sangat tinggi, dengan peningkatan minat sebesar 100 persen di kalangan pelancong Indonesia. Tokyo mengalami peningkatan 66 persen, diikuti oleh Osaka dan Penang (Malaysia) dengan peningkatan sebesar 60 persen dalam pencarian destinasi internasional.

“Tren-tren perjalanan internasional seperti ini meningkat berkat persyaratan visa yang semakin dipermudah oleh negara-negara seperti Jepang dan Korea Selatan pada tahun 2016. Perjalanan mengunjungi negara-negara tersebut semakin mudah dan nyaman. Ini akan menjadikan destinasi-destinasi di negara-negara tersebut populer di tahun 2017,” ungkap Yulianto.

Skyscanner tidak hanya melakukan pencarian, namun juga membandingkan semua layanan penerbangan, hotel, dan penyewaan kendaraan yang tersedia dari mitra-mitranya. Hal ini sangat membantu para pelancong Indonesia dalam menemukan opsi terbaik bagi mereka dan melakukan pemesanan langsung dari penyedia jasa.

Skyscanner juga menawarkan fitur notifikasi harga, yang memungkinkan penggunanya mengatur notifikasi email untuk memantau naik-turunnya harga untuk destinasi yang diinginkan meskipun mereka belum siap memesan.

(Isk/Ysl)

 

Artikel Selanjutnya
Kemenpar Lanjutkan Kerjasama dengan Baidu
Artikel Selanjutnya
Cara Paling Efektif Jaring Wisatawan Tiongkok ke Indonesia