Sukses

Top 3: Kenapa Tak Bisa Telepon dan SMS Paling Hits

Liputan6.com, Jakarta - Artikel tentang kenapa tidak bisa menelepon dan mengirim SMS saat memilih setelan 4G only menyedot perhatian pembaca di kanal Tekno Liputan6.com edisi Minggu (13/2/2017).

Di samping itu, dua artikel lain yang juga menyedot perhatian pembaca adalah tentang smartphone yang berpotensi menjadi 'rumah' bakteri dan rencana Rusia yang ingin mengekstradisi Edward Snowden kembali ke Amerikas Serikat.

Untuk selengkapnya, simak Top 3 Tekno Liputan6.com berikut ini.

1. Tanya Tekno: Pilih 4G Only, Kenapa Tak Bisa Telepon dan SMS?

Di ponsel Android memang ada setelan 4G only. Setelan ini bisa ditemukan di *#*#4636#*#*. Jika setelan itu dipilih, ponsel kita ya hanya akan menerima jaringan 4G (LTE).

Nah, perlu kamu ketahui, rata-rata jaringan 4G (LTE) operator seluler di Indonesia untuk saat ini baru bisa digunakan untuk data internet saja, belum semuanya kompatibel dengan layanan SMS dan panggilan telepon biasa (voice call).

Jadi, saat ponsel ada di setelan 4G only, otomatis ponsel hanya bisa digunakan untuk layanan internet, tidak bisa untuk SMS dan panggilan telepon biasa.

Selanjutnya baca di sini

2. Waspada, Smartphone Ternyata Bisa Jadi 'Rumah' Bakteri

Siapa sangka smartphone dapat menjadi tempat bersarangnya bakteri? Jika sebelumnya diketahui bahwa toilet dan tempat sampah menjadi lokasi terfavorit berkumpulnya segala jenis bakteri, kali ini sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa smartphone bisa menjadi tempat tinggal idaman bagi berbagai macam jenis bakteri.

Seperti dilansir laman News Australia, Minggu (12/2/2017), tim peneliti University of Surrey, Inggris, telah melakukan uji coba dengan menggunakan 30 smartphone dan 30 tablet untuk melihat seberapa banyak bakteri yang terkumpul di perangkat-perangkat tersebut.

Smartphone dan tablet telah digunakan setiap hari oleh para penggunanya, namun yang kerap dilupakan adalah mereka hampir tidak pernah membersihkan tangan saat hendak menggunakan smartphone atau tabletnya.

Selanjutnya baca di sini

3. Rusia Akan Serahkan Snowden ke AS sebagai 'Hadiah' untuk Trump?

Edward Snowden, mantan kontraktor NSA yang membeberkan detail kegiatan intelijen AS, telah tinggal di pengasingan di Moskow sejak 2013. Sekarang, ia bisa saja dikirim pulang ke AS untuk menghadapi tuduhan spionase.

Menurut NBC, sebagaimana dikutip dari Fortune, Minggu (12/2/2017), sumber-sumber intelijen AS telah memperoleh informasi yang mengatakan Rusia mungkin mengekstradisi Snowden sebagai "hadiah" untuk memenangkan hati presiden baru AS, Donald Trump. Pemerintahan AS sebelumnya di masa Obama menggambarkan Snowden sebagai sosok "pengkhianat" yang harus dieksekusi.

Namun pengacara Snowden mengatakan ia tidak memiliki informasi tentang kabar ini. Laporan NBC mengutip informasi dari dua sumber di kalangan intelijen AS.

Selanjutnya baca di sini

(Ysl/Why)

Artikel Selanjutnya
Top 3 Hari Ini: Ingin Bahagia, Hindari Hal Ini Saat Bangun Tidur
Artikel Selanjutnya
Top 3: Curahan Hati Kaesang yang Malas Nge-Vlog Tuai Perhatian