Sukses

Dua Jajaran Eksekutif Hengkang dari SoundCloud

Liputan6.com, Berlin - Awal tahun ini bisa dibilang kurang mujur bagi SoundCloud. Layanan music streaming berbasis web dan aplikasi itu baru saja ditinggalkan COO (Chief Operating Officer) dan salah satu jajaran direksi keuangan.

Dikutip Business Insider dari The Financial Times, Selasa (14/2/2017), kedua sosok tersebut adalah sang COO Marc Strigel dan Vice President of Finance Markus Harder. Strigel bergabung dengan SoundCloud pada 2011, sedangkan Harder menyusul di 2012.

Perusahaan yang bermarkas di Berlin tersebut pun telah memberikan konfirmasi bahwa kedua jajaran petinggi tersebut telah non-aktif per Februari 2017. Tidak dijelaskan lebih lanjut alasan keduanya memilih untuk beranjak dari layanan yang identik dengan warna jingga ini.

SoundCloud memang mengalami pasang surut bisnis perusahaan selama beberapa bulan terakhir. Bahkan, mereka sempat dikabarkan hampir diakuisisi oleh sejumlah perusahaan besar seperti Google dan Spotify.

Kabar mengenai rencana Spotify untuk membeli SoundCloud sebenarnya sudah terdengar sejak September 2016. Bahkan, kedua perusahaan tersebut sudah memasuki proses negosisasi.

Namun, rencana tersebut kandas di tengah jalan karena Spotify merasa pembelian itu dapat memberikan dampak negatif saat mereka terjun ke pasar saham. Kondisi SoundCloud sendiri memang disebut tengah kurang baik dalam beberapa bulan terakhir.

Layanan asal Swedia itu tak mengalami kenaikan nilai valuasi, sehingga beberapa investor khawatir dengan pertumbuhan perusahaan. Salah satu perusahaan yang juga berinvestasi di SoundCloud adalah Twitter, yakni dengan nilai Rp 936 miliar.

(Jek/Cas)

Artikel Selanjutnya
Juventus Pagari Alex Sandro dengan Kontrak Baru
Artikel Selanjutnya
Dewan Direksi Uber Tunjuk Bos Expedia Jadi CEO Pengganti Kalanick