Sukses

Atsindo Siap Wadahi Pertumbuhan Startup Teknologi di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - Potensi pertumbuhan startup berbasis teknologi di Indonesia, dinilai membutuhkan sebuah wadah untuk memfasilitasinya. Karena itu dibentuklah Asosiasi Tech Startup Indonesia (Atsindo), sebagai fasilitator pertumbuhan startup berbasis teknologi di sektor-sektor strategis.

Menurut Ketua Umum Atsindo, Handito Joewono, semakin menjamurnya startup teknologi lokal akhir-akhir ini turut didukung dengan berkembangnya angel investor dan venture capital (VC). Ini memberikan angin segar bagi perkembangan kewirausahaan Indonesia di berbagai sektor strategis.

Melalui Atsindo, startup teknologi diharapkan bisa semakin mengembangkan kewirausahan di Indonesia dan mengalami pertumbuhan bisnis yang tinggi. "Hari ini kami meluncurkan Atsindo untuk membantu membesarkan startup-startup di Indonesia. Kami ingin mereka menjadi suistainable dan fast growing," tutur Handito saat ditemui dalam acara peluncuran Atsindo di kawasan Jakarta, Jumat (10/3/2017).

Ditambahkan Sekretaris Jenderal Atsindo, Lyra Puspa, misi besar Atsindo adalah mengakselerasi startup berbasis teknologi agar dapat tumbuh besar menjadi perusahaan teknologi yang kompetitif dan berkelanjutan sebagai bagian dari perekonomian Indonesia.

"Misi ini diwujudkan dengan memfasilitasi terbentuknya ekosistem startup teknologi yang terintegrasi, termasuk diantaranya program unggulan Startup Tol Laut dengan lokimotif di sektor maritim dan Digital Startup Gallery di berbagai negara," jelas Lyra.

Mengingat potensi sumber daya yang besar di Indonesia, Atsindo hadir untuk mendorong pertumbuhan startup teknologi lokal di berbagai sektor strategis, yaitu Agro, Maritim, Energi, dan Pariwisata. Selain itu, asosiasi ini juga memfasilitasi integrasi startup teknologi dengan berbagai bidang industri berbasis teknologi berorientasi global di bidang kesehatan, logiatik, fintech dan lingkungan.

"Kami berharap semua sektor ini bisa secara utuh mengakselerasi startup teknologi untuk bertransformasi menjadi industri berbagai teknologi berdaya saing tinggi," ungkap Lyra.

(Din/Cas)