Sukses

Apple Rekrut Ahli Jailbreak iPhone

Liputan6.com, Jakarta - Apple dilaporkan merekrut seorang ahli keamanan dan forensik iOS. Uniknya, pria bernama Jonathan Zdziarski ini lebih dulu dikenal sebagai ahli jailbreak iPhone.

Bagi pengguna iPhone, jailbreak mungkin bukanlah istilah asing. Dengan melakukan jailbreak, pengguna diberi kebebasan untuk menjalankan aplikasi dan interface sesuai keinginan, tak hanya yang diizinkan oleh Apple.

Namun di sisi lain, proses jailbreak membawa risiko keamanan pada iPhone. Salah satu akibatnya perangkat tersebut bisa disusupi malware. Oleh karena itu, Apple tak pernah menyarankan pengguna iPhone untuk melakukan jailbreak.

Dikutip dari Tech Crunch, Kamis (15/3/2017), informasi mengenai kepindahan Zdziarski diumumkan melalui blog pribadinya. Ia akan bergabung dengan tim Security Engineering and Architecture yang bertugas melindungi privasi dan keamanan pengguna.

"Saya senang bisa bekerja sama dengan kelompok yang luar biasa dan saling berbagi semangat untuk melindungi data pengguna," tulisnya. Ia juga menuturkan alasan bergabung dengan Apple sesuai dengan hati nuraninya bahwa privasi di dunia digital sangat penting.

Apple tak berkomentar mengenai perekrutan ini. Namun analis menilai langkah perusahaan tersebut masuk akal mengingat kemampuan Zdziarski sudah diakui mumpuni. Terlebih, ia dikenal vokal membela Apple saat terjadi kisruh dengan FBI tahun lalu.

(Dam/Why)

Artikel Selanjutnya
Google Pastikan Penyadapan CIA Gagal di Android Terbaru
Artikel Selanjutnya
3 Alasan Donald Trump Perlu Pakai iPhone