Sukses

Telkomsel Targetkan 50 Ibukota Kabupaten Terselimuti 4G di 2017

Liputan6.com, Lampung - ⁠⁠⁠Telkomsel telah resmi menyelenggarakan layanan 4G LTE di seluruh ibukota kabupaten (IKK) area Sumatera. Setelah mencakup 154 IKK, lalu bagaimana dengan wilayah lain?

Direktur Network Telkomsel Sukardi Silalahi menuturkan kini tersisa sekitar 50 IKK yang belum terjangkau 4G. Ia menargetkan sisa wilayah itu dapat tercakup layanan internet cepat setidaknya sampai akhir tahun ini.

"Rencananya, sampai akhir tahun ini seluruh wilayah tersebut sudah dijangkau layanan 4G Telkomsel," ujarnya ditemui Tekno Liputan6.com di peluncuran layanan 4G LTE Telkomsel di seluruh Ibukota Kabupaten Area Sumatera di Lampung, Jumat (17/3/2017) kemarin.

Namun, ia memastikan wilayah di perbatasan Indonesia sudah terjangkau layanan 4G Telkomsel. Ia melanjutkan salah satu hambatan untuk menyelenggarakan 4G di beberapa wilayah itu, adalah transportasi. Kendala itu cukup menyulitkan karena untuk menggelar 4G membutuhkan kapasitas yang besar.

"Sementara untuk 4G membutuhkan transportasi besar untuk menggelar layanannya, dan satelit yang biasa dipakai di daerah itu terbilang mahal dan sudah penuh okupansinya," paparnya. Namun, ia menyebutkan ada beberapa cara alternatif untuk mengatasi itu, seperti pemanfaatan fiber optik atau radio microwave.

Ditemui secara terpisah, Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah mengatakan pembangunan 4G akan dilakukan secara bertahap. Terlebih, target Telkomsel memang tak menyasar jumlah pengguna tapi  populasi.

"Saat ini kami sudah menjangkau 95 persen populasi. Dugaan saya, 30 atau 40 persen di antaranya merupakan pengguna 4G," ujarnya. Menurutnya, keputusan Telkomsel untuk menyelenggarakan tak melulu soal infrastruktur. Kesiapan perangkat juga menjadi aspek penting.

Namun ia tak menampik, pada beberapa wilayah kehadiran layanan 4G justru mendorong penetrasi smartphone yang sudah mendukung layanan internet cepat tersebut. Karenanya, Telkomsel terus menggeber layanan 4G saat ini.

"Tahun ini Telkomsel menyiapkan capital expenditure (capex) sekitar 15 persen dari pendapatan 2016 dan sekitar 70 persen dari capex digunakan membangun 4G," ujarnya. Sebagai informasi, operator pelat merah ini meraup pendapatan Rp 86 triliun pada 2016.

(Dam/Cas)

Artikel Selanjutnya
Tarif Internet Telkomsel Kemahalan, Benarkah?
Artikel Selanjutnya
Menkominfo Prediksi Pengguna 4G Capai 60 Persen di Akhir 2017