Sukses

Intel Umumkan Seri Core X Terbaru dengan Opsi Core i9

Liputan6.com, Jakarta - Intel baru saja mengumumkan kehadiran keluarga baru, yakni Core X dalam lini prosesor besutannya. Menawarkan performa yang lebih bertenaga, Intel memperkenalkan tiga model sekaligus, yakni Core i5, Core i7, termasuk model anyar Core i9.

Dikutip dari The Verge, Rabu (31/5/2017), platform Core X ditujukan untuk pengguna berat seperti gamer atau kreator konten. Intel menyebut prosesor ini dapat memungkinkan pengguna menjalankan gim terbaru dengan resolusi terbaik sekaligus menyiarkannya dalam satu waktu.

Anggota lini Core X dimulai dari Core i5-7640X yang dibanderol dengan harga US$ 242 atau sekitar Rp 3,7 juta. Prosesor ini menawarkan 4-core/4-thread.

Sementara lini Core i7 X hadir dalam dua model yakni, versi 4-core/8-thread yang dibanderol US$ 339 atau sekitar Rp 4,4 juta. Lalu, ada pula model 8-core/16-thread dihargai US$ 599 atau sekitar Rp 7,8 juta.

Untuk Core i9, Intel menawarkan sejumlah opsi dengan harga mulai dari US$ 999 atau sekitar Rp 13 juta untuk 10-core/20-thread dan US$ 1.699 atau sekitar Rp 22 juta untuk 16-core/32-thread

Adapun model tertinggi adalah Core i9 Extreme dengan banderol harga US$ 1.999 atau setara dengan Rp 26 juta dan menjadi prosesor desktop pertama yang memiliki 18-core/36-thread.

Seluruh prosesor desktop dengan tipe Core X ini didesain untuk bekerja pada motherboard terbaru Intel, yakni X299 . Sekadar diketahui, motherboard tersebut akan dirilis melalui sejumlah rekanan pada beberapa minggu ke depan.

Urusan arsitektur, hampir semua lini Core X dibangun pada platform versi pembaruan Intel generasi keenam Skylake. Namun khusus model i5-7640X dan i7-7740X dibangun pada arsitektur Kaby Lake X.

Sebagai tambahan, Intel juga melakukan peningkatan kemampuan teknologi Turbo Boost pada sejumlah model high-end di lini Core X. Mengusung nama Turbo Boost Max 3.0, model ini dapat meningkatkan performa multitasking.

(Dam/Ysl)

Artikel Selanjutnya
3 Tahun Rilis, Google Glass Akhirnya Dapat Update Perdana
Artikel Selanjutnya
Curangi Hasil Benchmark, Ini Tanggapan Bos OnePlus