Sukses

6 Situs Web untuk Buat Aplikasi Android tanpa Coding

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia merupakan salah satu surga smartphone Android. Puluhan juta pengguna Android saat ini ada di Indonesia. Pangsa pasar yang begitu besar tentu sayang sekali jika dibiarkan.

Mungkin sebagian di antara kamu mengira membuat aplikasi Android itu susah, harus jago coding, harus jago Java, harus anak ilmu komputer, dan lain-lain.

Namun sekarang tidak lagi, karena sudah ada banyak aplikasi maupun situs yang memungkinkan kita membuat aplikasi Android dengan mudah. Tanpa repot-repot belajar Java, tanpa harus jago coding, tanpa harus jadi anak ilmu komputer, cukup drag and drop dan beberapa pengaturan sedikit, kamu bisa membuat aplikasi Android sendiri. Yuk, simak paparannya berikut ini.

1. Appery.io

Appery.io adalah salah satu situs yang pertama kali menawarkan pengembangan aplikasi mobile enterprise dengan backend service terintegrasi dan kaya akan plugin API yang akan menyederhanakan integrasi dengan service cloud dan sistem enterprise. Appery.io menggabungkan kemudahan pengembangan visual dengan kekuatan dari JavaScript untuk membuat aplikasi mobile di berbagai perangkat dengan cepat.

Appery.io sudah cukup dikenal di dunia pengembangan aplikasi mobile. Lebih dari 30 situs pernah membahas Appery.io dalam artikelnya sejak tahun 2012. Beberapa di antaranya ialah InfoWorld, SDTimes, TechTarget, CloudTimes, ChinaTimes, infoTech, ComputerWorld, dll.

Appery.io memiliki 5 pilihan paket, yaitu Starter, Standard, Pro, Premium, dan Enterprise. Untuk pengguna awal, kita bisa menggunakan paket Starter yang tersedia gratis untuk 1 aplikasi dengan maksimum 3 halaman. Meskipun gratis, Appery.io tetap memberikan jatah 1.000.000 API call, penyimpanan 1GB, serta tetap memberikan dukungan melalui Customer Service maupun Technical Servicenya. Lebih detail tentang harga tiap paket kunjungi halaman http://appery.io/pricing/.

Karena Appery.io tersedia melalui cloud, maka tidak perlu ada yang kita unduh atau pasang, yang kita butuhkan hanya peramban web terkini agar fitur-fitur Appery.io dapat berjalan dengan baik. Tersedia editor visual untuk melakukan drag and drop komponen untuk membangun antarmukanya. Setelah selesa,i aplikasi yang dibuat tidak hanya tersedia untuk Android, tetapi juga iOS dan Windows Phone.

2. AppMachine

Selanjutnya adalah AppMachine. Situs ini dapat kita gunakan untuk membuat aplikasi Android dan iOS dengan tampilan profesional. AppMachine menyediakan antarmuka drag and drop dan dikombinasikan bersama berbagai macam building block yang menawarkan beragam fitur, seperti informasi, foto, video, dll.

Sayangnya, menggunakan AppMachine cukup menguras kantong. Agar dapat membuat aplikasi Android kita harus mendaftar di paket Plus, sedangkan paket paling murah yaitu Basic hanya menyediakan aplikasi HTML5.

3. AppMakr

Dengan AppMakr kita bisa membuat aplikasi Android berkualitas tanpa coding. Aplikasi yang dibuat juga dirilis atas nama kita, bukan atas nama AppMakr. Kita bisa menggunakan AppMakr secara gratis dengan adanya iklan di aplikasi yang kita buat, atau apabila tidak ingin ada iklan di aplikasi yang kita buat, serta fitur-fitur lainnya, kita bisa mendaftar salah satu dari dua paket berbayar.

AppMakr tersedia dalam 14 bahasa Internasional yaitu bahasa Inggris, Arab, Mandarin, Spanyol, Perancis, India, Jepang, Persia, Portugis, Sinhala, Tamil, Thailand, Turki, dan Indonesia.

Seperti situs lainnya, AppMakr memiliki antarmuka yang memudahkan kita dalam membuat aplikasi Android, cukup drag komponen dari sebelah kiri ke jendela smartphone yang ada ditengah. Header, ikon, serta gambar latar belakang pun juga tersedia.

Tonton video menarik berikut ini:

1 dari 2 halaman

6 Situs Web untuk Buat Aplikasi Android tanpa Coding

4. Appy Pie

Appy Pie adalah situs selanjutnya yang dapat membuat aplikasi Android tanpa coding. Tidak perlu ada yang dipasang atau diunduh, cukup dengan drag and drop untuk membuat aplikasi yang diinginkan. Setelah selesai, aplikasi yang dibuat dapat di-publish ke Play Store atau Apple App Store. Selain Android dan iOS, aplikasi yang dibuat juga dapat berjalan di Blackberry, Windows dan Kindle. Situs seperti Mashable, Wired, TechCrunch, Forbes, Gigaom, ZDNet, TNW, dan VentureBeat pernah membahas Appy Pie dalam situsnya.

Appy Pie sekarang juga menyediakan fitur Game Builder. Dengan fitur ini, kita juga bisa membuat mobile game.

Tersedia empat pilihan paket, yaitu Free, Basic, Gold, dan Platinum. Paket Free tersedia secara gratis, tapi hanya bisa membuat aplikasi untuk HTML5 dan Android dan fitur yang sangat terbatas serta terdapat iklan dalam aplikasi kita. 

5. Good Barber

GoodBarber memiliki banyak pilihan tema dan sangat cantik. Ingin menggunakan tema awan atau game? Semua ada. 350 lebih ikon dengan desain sangat halus tersedia untuk digunakan. Selain itu, ada juga lebih dari 600 Font Google yang dapat dipilih untuk mempercantik tampilan aplikasi kita. Melalui situs ini, kita bisa membuat aplikasi Android, iPhone, serta aplikasi web untuk mobile.

Semua yang ditawarkan oleh Good Barber sayangnya tidak datang secara gratis. Kita harus merogoh kocek cukup dalam untuk menggunakan situs ini. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman http://www.goodbarber.com/pricing/

6. MIT App Inventor

App Inventor merupakan proyek dari Massachuset Institute of Technology (MIT) yang bertujuan mengajarkan semua orang (terutama pemula) untuk membuat aplikasi Android dengan block-based programming tool. Awalnya aplikasi ini dikembangkan oleh Profesor Hal Abelson di Google.

App Inventor juga berjalan di web yang dipelihara oleh MIT Media Lab bekerja sama dengan MIT Computer Science and Artificial Intelligence Lab (CSAIL). App Inventor mendukung lebih dari 3 juta pengguna dari 195 negara. Aplikasi ini digunakan lebih dari 100 ribu pengguna aktif setiap minggunya yang telah membuat lebih dari 7 juta aplikasi Android.

Tampilan sederhana dari App Inventor memungkinkan pemula untuk belajar membuat aplikasi Android dengan lebih mudah. Cukup drag and drop Pallete dari sebelah kiri ke bagian Viewer. Setiap komponennya bisa diatur nilainya melalui bagian Properties. Disebut menggunakan block based programming tool karena saat membuat tampilan aplikasi ini di bagian Viewer, kita menyusun komponen-komponennya dalam bentuk blok-blok komponen, yang saling bertumpukkan.

MIT App Inventor dapat dikunjungi melalui situs resmi mereka di http://appinventor.mit.edu/explore/index-2.html.

**Artikel ini merupakan hasil kerja sama Tekno Liputan6.com dengan CodePolitan. Untuk informasi lainnya mengenai seluk beluk pemrograman dan teknologi, kunjungi https://www.codepolitan.com/.

 

Artikel Selanjutnya
7 Aplikasi yang Bikin Foto Outdoor Lebih Estetik
Artikel Selanjutnya
Razer Bakal Rilis Smartphone Khusus untuk Hardcore Gamer