Sukses

Tutorial Menyalakan dan Mematikan Lampu via Internet

Liputan6.com, Jakarta - Internet of Things kian marak. Perangkat IoT yang murah meriah dan canggih sudah banyak dan akan terus bermunculan. Berbagai layanan platform IoT pun semakin berkembang dan saling berkompetisi.

Ekosistem yang semakin meluas ini berdampak pada membeludaknya jumlah penggiat IoT untuk membuat berbagai kreasi. Vision Mobile, dalam salah satu laporannya, menyebutkan hingga akhir 2015 ada sekitar 4,5 juta individu developer aktif di seluruh dunia yang mengembangkan perangkat IoT.

Pada tutorial ini, kami akan menunjukkan satu kasus implementasi IoT yang dapat kamu coba dengan tingkat kesulitan rendah dan budget ekonomis. Skenarionya adalah membuat perangkat yang dapat menyalakan dan mematikan lampu melalui komputer atau ponsel yang terhubung ke internet. 

Persiapan Perangkat dan Alat

Untuk dapat mengikuti tutorial ini, Kamu harus mempersiapkan beberapa perangkat berikut:

  • Wemos D1 Mini Board Ini adalah board wifi kecil berbasis ESP8266. ESP8266 dikenal sebagai modul WiFi yang handal, ekonomis dan komunitas yang besar. ESP8266 inilah yang akan menghubungkan perangkat kita dengan internet via WiFi. Ada banyak varian prototipe board berbasis ESP8266, seperti NodeMCU, Adafruit HUZZAH ESP8266, ESPDuino, SparkFun ESP8266 Thing, dan Wemos. Kita sebenarnya bisa langsung memprogram ESP8266 langsung tanpa menggunakan yang breakout board, tetapi kali ini kami menggunakan Wemos D1 Mini karena board ini paling murah dan mudah didapatkan dibanding board sejenisnya. Selain itu board ini sudah dilengkapi dengan onboard microUSB dan serial driver sehingga tidak perlu lagi USB to TTL atau FTDI adapter. Cocok untuk belajar.
  • Relay module Modul ini berfungsi sebagai sakelar digital untuk lampu yang on-off nya akan kita kendalikan menggunakan ESP8266 board.
  • Breadboard
  • Kabel jumper
  • Set lampu Rangkaian lampu lengkap dengan dudukan lampu, kabel dan stekernya. Perhatikan bahwa bagian tengah dari salah satu line kabelnya kita putus untuk nantinya dihubungkan ke relay.Selain perangkat-perangkat di atas, Kamu akan memerlukan wifi access point yang terhubung ke internet. Access point ini yang nantinya akan digunakan oleh ESP8266 untuk terkoneksi ke internet. Kamu bisa menggunakan jaringan wifi rumah kalo punya, sekolah, kantor atau melalui tethering hotspot dari smartphone atau wireless router. Selain itu, kamu juga bakal memerlukan beberapa alat seperti obeng dan gunting.

Install Hardware Package ESP8266

ESP8266 dapat diprogram dengan Arduino IDE. Untuk itu kita akan install terlebih dahulu hardware package untuk ESP8266 pada Arduino IDE. Ada dua jalan untuk itu, yakni melalui board manager pada Arduino IDE, atau mengunduh source code atau git clone dari repo Github.

Saya asumsikan kamu sudah install Arduino IDE di komputermu. Untuk menggunakan ESP8266, disarankan menggunakan Arduino IDE v1.6.7 ke atas. Kalo Kamu belum install Arduino IDE, unduh dan pasang terlebih dahulu installer-nya. Langkah-langkah selengkapnya bisa kamu baca di sini.

**Artikel ini merupakan hasil kerja sama Tekno Liputan6.com dengan CodePolitan. Untuk informasi lainnya mengenai seluk beluk pemrograman dan teknologi, kunjungi https://www.codepolitan.com/.

 

Artikel Selanjutnya
Instagram Stories Bakal Bisa Disaksikan Lewat Desktop
Artikel Selanjutnya
3 Hal yang Dapat Dilakukan di Chrome Saat Offline