Sukses

Kini Progres Renovasi Rumah Bisa Dipantau via Smartphone

Liputan6.com, Jakarta - Aktivitas yang padat membuat sebagian orang tak memiliki cukup waktu untuk melakukan hal lain di luar pekerjaan. Apalagi, meluangkan waktu untuk berkonsultasi saat ingin membangun atau merenovasi rumah.

Perusahaan startup lokal bernama Mitrarenov.com mengklaim siap memenuhi hal tersebut, yang mana terintegrasi dengan internet. Adalah Andrian Eka Putra dan Aria Perbancana yang mendirikan perusahaan rintisan ini untuk menjawab kebutuhan masyarakat perkotaan yang ingin merenovasi rumah, tapi sibuk dengan segala aktivitas harian.

Mereka mengaku sarat pengalaman di bidang konstruksi dan arsitektur. Andrian lama terjun di industri konstruksi dengan background keuangan, sedangkan Aria berpengalaman sebagai arsitek dan dosen yang paham mengenai desain dan struktur rumah.

Mereka mendirikan perusahaan startup ini bermula ketika mendengar curhatan dari beberapa teman yang kesulitan mencari tukang bangunan yang dapat dipercaya. Minimnya pengetahuan untuk membuat rencana anggaran biaya (RAB) juga kerap menjadi masalah.

“Saat itu, teman saya baru saja tertipu ratusan juta rupiah sewaktu mau melakukan renovasi rumah. Pokok permasalahannya karena dia tidak mengerti cara menghitung RAB membangun rumah dan tidak punya waktu memonitor progres pekerjaan saat sibuk dinas kerja,” kata Andrian, Co-Founder Mitrarenov.com melalui keterangannya.

Mitrarenov.com sendiri menyediakan layanan lengkap untuk kebutuhan renovasi rumah, seperti penambahan kamar, pembuatan dak lantai dua, hingga bangun rumah baru. Menariknya, seluruh progres pekerjaan dapat dimonitor lewat smartphone dengan hanya memasukkan user ID dan password.

Bukan itu saja, Mitrarenov.com juga siap membantu calon pelanggan yang memerlukan bantuan pinjaman dari jasa perbankan.

“Kami juga dapat membantu proses KPR dengan bank rekanan. Menariknya, tambahan service ini kami lakukan tanpa biaya alias gratis,” ujar Andrian.

Saat ini, Mitrarenov.com menargetkan dapat melayani klien di seputaran Jabodetabek dengan transaksi Rp 1 miliar per bulan.

“Kami sudah menyiapkan strategi untuk mencapai target tersebut. Intinya kami ingin menciptakan customer experience dalam membangun rumah dengan keterbukaan informasi, sehingga klien lebih mudah memantau progres pekerjaan lewat smartphone kapan pun dan di mana pun,” pungkas Andrian.

(Isk/Cas)

Tonton Video Menarik Berikut Ini:

 

Artikel Selanjutnya
Pengguna Kini Bisa Telepon via Google Home
Artikel Selanjutnya
Polytron Belum Tertarik Garap Ponsel Kamera Ganda