Sukses

Jika Dirilis Ulang, 5 Ponsel Lawas Ini Bakal Kembali Hits

Liputan6.com, Jakarta - Meski tak lagi populer, ponsel jadul (jaman dulu) nyatanya begitu dirindukan hingga kini. Memang, ponsel kala itu fungsinya cuma bisa digunakan sekadar untuk menelepon, SMS, atau bermain gim.

Walau posisinya kini sudah tergerus oleh smartphone, keberadaan ponsel jadul layak dikenang. Tak hanya atas inovasi yang ditawarkan, tetapi juga desain yang diusung. Maka itu, banyak ponsel muncul dengan ragam desain unik nan menarik di era 1990-an akhir hingga 2000-an awal.

Seperti diketahui, ponsel yang dirilis sejumlah vendor kenamaan ini dibanderol dengan harga tinggi pada saat itu. Kini, mereka jadi barang buruan kolektor ponsel klasik.

Bahkan, banyak yang rela merogoh kocek dalam-dalam karena desain ponsel jadul dinilai antik dan berbeda dari smartphone yang dirilis kebanyakan pada sekarang.

Kecintaan pengguna ponsel jadul belum lama ini pun dibuktikan lewat 'petisi' untuk HMD agar bisa mendaur ulang Nokia 7610. Sampai-sampai, ada yang rela mendesain ulang render ponsel daun itu jika kembali digarap ulang.

Selain Nokia 7610, ada sejumlah ponsel jadul lain yang sebetulnya jika dirilis berpotensi bisa mencuri perhatian pasar. Apa saja? Berikut daftar lima (5) ponsel jadul yang jika didaur ulang kembali akan kembali laris.

Tonton Video Menarik Berikut Ini:

1 dari 6 halaman

Motorola StarTac

StarTac adalah ponsel pertama Motorola yang mengusung desain clamshell untuk pertama kalinya. Kehadiran ponsel ini sekaligus membawa era baru dalam ponsel dengan desain lebih ringkas dan dapat dilipat.

StarTAC yang ketika pertama kali dirilis dibanderol dengan harga US$ 1.000 (Rp 13 juta) ini sukses menarik perhatian publik. Bahkan, ponsel ini kerap muncul di serial TV atau film pada saat itu.

2 dari 6 halaman

Motorola Aura

Motorola memang dikenal ulung dalam mendesain setiap ponselnya. Aura, ambil contoh. Ponsel ini adalah salah satu seri ponsel mewah Motorola dengan desain yang diklaim paling terbaik.

Meski fungsinya sebatas ponsel konvensional, Motorola Aura tetap unggul secara desain. Ia mengusung konsep clamshell yang bisa diputar searah jarum jam. Layarnya muncul di atas dengan pola melingkar, sedangkan tombolnya tersembunyi di balik clamshell ponsel.

3 dari 6 halaman

Ericsson T28

Bagi pengguna ponsel jadul, ponsel flip kala itu dianggap seksi dan stylish. Ericsson T28 jadi salah satunya. Ponsel ini cuma mengusung bobot 83 gram, dan menjadikannya sebagai salah satu ponsel tertipis dan paling ringan kala itu.

Salah satu fitur ikonis T28 adalah hadirnya antena tebal yang ada di bagian atas ponsel. Tak cuma itu, ponsel ini juga menjadi yang pertama dengan baterai lithium polymer.

Selain T28, Ericssson T10 pun menjadi salah satu ponsel yang tak kalah menariknya. Bedanya, ponsel mengusung bobot lebih ringan dengan antena yang tipis.

4 dari 6 halaman

Nokia 7650

7650 adalah ponsel pertama Nokia yang mengusung kamera serta memiliki sistem operasi perdana, Symbian S60.

Kehadiran 7650 dianggap begitu berpengaruh di industri ponsel saat itu. Tak hanya Nokia, namun juga vendor lain. Sebab, setelah 7650, sejumlah ponsel yang dirilis beberapa waktu setelahnya mulai hadir dengan sistem operasi Symbian.

Sistem operasi Symbian menawarkan kemudahan pengoperasian ponsel yang interaktif dan kaya fitur, seperti Multimedia Messaging Service (MMS), WAP internet access, image management, kalender, to-do list, dan gim mobile berwarna.

5 dari 6 halaman

Nokia 3650

3650 adalah ponsel Nokia yang sempat dijuluki sebagai 'ponsel sejuta umat'. Ponsel ini mengusung sistem operasi seri Symbian 60.

Nokia 3650 mengusung layar TFT dengan 4.096 dot warna dan memiliki kamera 0,3MP. Salah satu keunikan ponsel ini adalah memiliki tombol melingkar layaknya tombol telepon jaman dulu.

(Jek/Ysl)

Artikel Selanjutnya
Nokia 3310 Versi 3G Bakal Segera Meluncur?
Artikel Selanjutnya
Lima Tahun Vakum, Pink Kembali Gebrak Industri Musik