Sukses

3 Mainan Anak-Anak Terpopuler 2017

Liputan6.com, Jakarta - Dunia anak-anak erat hubungannya dengan bermain. Selain sarana hiburan, anak juga bisa belajar melalui mainan. Minat anak terhadap mainan tidak akan ada habisnya. Inilah yang membuat perusahaan mainan berlomba-lomba menghadirkan mainan terkini.

Mobil-mobilan, boneka, hingga robot-robotan adalah sejumlah mainan favorit. Namun, pada era globalisasi, perusahaan harus memutar otak agar bisa menghadirkan mainan menarik. Pasalnya, sekarang ini anak kecil cenderung memilih mainan di ponsel ataupun tablet.

Proyeksi Asosiasi Mainan Amerika mengatakan, industri mainan di Amerika Serikat mencapai US$ 26 miliar. Pada 2016, tingkat penjualan mainan meningkat sebanyak 5 persen.

Bicara soal mainan canggih, berikut beberapa mainan yang sedang populer di kalangan anak-anak pada tahun 2017.

1. Mainan Telur

Mainan ini menyerupai telur yang isinya bermacam-macam. Ada yang berisi mainan, ada juga yang berisi karakter atau tokoh tertentu. Hal ini mungkin terdengar biasa, tapi bagi anak-anak hal ini menyenangkan. Setidaknya ada dua faktor larisnya mainan telur ini.

Pertama, efek kejutan saat anak membuka telur. Diawali rasa penasaran, anak merasa puas setelah mengetahui isi telur.

Kedua, bisa dibeli dengan uang jajan. Dengan harga yang murah, anak-anak bisa mendapatkan telur ini dengan mudah.

Tonton Video Menarik Berikut:

1 dari 2 halaman

Fidget Spinner dan Robot Pintar

2. Fidget Spinner

Fidget Spinner (pixabay.com)

Fidget spinner pertama kali dipatenkan Catherine A Hettinger pada 1996. Mainan ini kabarnya bisa membantu penderita gangguan psikologis, dan membantu penggunanya lebih fokus.

Tidak ada yang begitu spesial saat memutar Spinner. Namun, serunya melihat putaran Spinner bisa menjadi hiburan tersendiri. Fidget spinner memiliki beragam bentuk, bahan, dan harga.

Bahkan, beberapa orang memamerkan trik menggunakan fidget spinner melalui video seperti memindahkan Spinner dari tangan satu ke tangan lainnya.

3. Robot Pintar

Anak kecil biasanya gemar bermain robot. Dengan sentuhan teknologi, anak mulai usia tujuh tahun bisa belajar pemrograman robot sederhana menggunakan The Lego Boost.

Nantinya, anak bisa merakit dan menggerakkan robot menggunakan tablet.

(Theofilus Ifan Sucipto/Isk)

Artikel Selanjutnya
Lawan Ayahnya, Bocah Ini Beri Jurus Ampuh agar Tak Dihukum
Artikel Selanjutnya
Menakjubkan, Desa Kecil Ini Dihuni 39 Pasang Anak Kembar