Sukses

5 Tips Ini Bikin Foto Bidikan iPhone Makin Kece

Liputan6.com, Jakarta - Pemilik iPhone sering menggunakan perangkat mereka untuk mengambil foto. Meski hanya menggunakan smartphone, banyak foto indah yang berhasil diabadikan.

Semua orang memang bisa menggunakan smartphone dan mengambil foto, tapi juga dibutuhkan keterampilan fotografi untuk membuat hasil yang bagus.

Menghasilkan foto yang bagus dengan iPhone sebenarnya tidak terlalu susah, selama bisa mengikuti beberapa petunjuk penting soal fokus, exposure, komposisi dan pengeditan foto.

Nah jika Anda ingin menghasilkan foto yang kece (cantik) dari iPhone, ada lima teknik penting yang harus diketahui. Berikut lima tips tersebut, seperti dikutip dari iPhone Photography School, Rabu (9/8/2017):

1. Bersihkan Lensa dan Fokus

Karena iPhone sering digunakan dan diletakkan termasuk di genggaman tangan atau dalam tas, tak jarang perangkat tersebut cepat kotor. Kotoran, debu, minyak, sidik jari pada lensa memiliki dampak besar pada hasil foto.

Percuma saja jika kaca lensa kotor karena cahaya tidak bisa masuk ke sensor kamera, sehingga akan ada obyek seperti noda dalam hasil foto. Lensa yang bersih akan membuat Anda mendapatkan hasil yang tajam dan jernih.

Karena itu, Anda harus membersihkan lensa terlebih dahulu sebelum membidik objek. Gunakan kain lembut untuk membersihkan, karena jika tidak maka akan ada goresan di kaca lensa.

Hasil foto dengan fokus (Foto: iPhone Photography School)

Hal terpenting lainnya adalah memperhatikan waktu pengambilan gambar. Untuk menghasilkan fokus pada kamera iPhone, cukup tap layar pada subyek yang ada di dalam frame. Nantinya akan muncul sebuah kotak kuning kecil untuk memastikan titik fokus. Pastikan kamera jangan goyang saat mengambil foto.

Jika subyek berpindah, tap layar sebelum memotret agar hasilnya tetap fokus. Jika mendapatkan fokus yang bagus, Anda nanti bisa menggunakan berbagai aplikasi untuk membuat efek blur di latar belakang.

2. Sesuaikan Exposure Secara Manual

Fitur exposure pada iPhone (Foto: iPhone Photography School)

Ketika Anda akan men-tap subjek untuk menentukan fokus, kamera akan menggunakan titik fokus untuk mengatur exposure. Exposure adalah istilah dalam fotografi yang mengacu pada banyaknya cahaya yang jatuh ke medium (film atau sensor gambar) dalam proses pengambilan foto. Sederhananya, exposure itu mengacu kepada seberapa terang dan gelapnya foto.

Menggunakan kamera untuk mengatur exposure secara otomatis tidak selalu tepat. Pada iOS, Apple memperkenalkan tool exposure manual yaitu ikon matahari yang muncul di samping kotak fokus berwarna kuning tadi. Anda bisa menggeser ikon matahari tadi ke atas atau bawah untuk menyesuaikan exposure agar mendapatkan hasil yang diinginkan.

Tonton Video Menarik Berikut Ini:

1 dari 2 halaman

Ini 5 Tips Bikin Foto Makin Kece dengan iPhone (II)

3. Jangan Pakai Fitur Zoom

Contoh hasil foto tanpa zoom, tapi di-crop agar subjek foto tampak dekat (Foto: iPhone Photography School)iPhone memiliki fungsi zoom untuk memperbesar dan melihat subjek lebih dekat. Sayangnya itu adalah digital zoom, bukan sebuah optical zoom. Ketika digital zoom digunakan maka kualitas gambar akan berkurang.

Jadi jika Anda ingin mengambil foto subjek yang cukup jauh, jangan menggunakan zoom. Lebih baik dekati subjek tersebut daripada menggunakan zoom, sehingga kualitas fotonya lebih bagus.

Alternatif lain, Anda bisa melakukan cropping (memotong foto) dalam proses pengeditan untuk membuat subjek tampak lebih jelas. Anda juga bisa lebih mengontrol subjek yang ingin ditonjolkan dalam hasil foto.

4. Komposisi Rule of Thirds dan Leading Lines

Rule of thirds adalah salah satu komposisi fotografi yang paling dikenal oleh mayoritas penggemar fotografi. Aturan komposisi ini menjadi pondasi bagi keseimbangan elemen foto, sehingga secara keseluruhan hasilnya tampak lebih enak dilihat. Hal ini juga berlaku dalam fotografi mobile.

Fokus dan exposure memang sangat penting dalam fotografi, tapi komposisi juga sama pentingnya. Tanpa komposisi yang bagus, foto Anda kemungkinan tidak terlalu menarik dipandang.

Pada rule of thirds, bidang foto dibagi menjadi tiga bagian sama besar, baik secara vertikal maupun horizontal sehingga menghasilkan sembilan area yang sama. Pada sembilan area tersebut, ada empat pertemuan titik.

Nah, Anda harus memposisikan elemen penting dalam foto tepat di pertemuan titik tersebut atau pada garis vertikal dan horizontal. Tidak semua titik dan garis harus diisi. Anda bisa lihat contoh di bawah ini:

Hasil foto rule of thirds (Foto: iPhone Photography School)

Untuk pengguna iPhone, fitur grid pada layar dapat membantu mengatur komposisi foto. Untuk menampilkan grid, akses Settings, pilih Photo & Camera, lalu aktifkan Grid. Bagi pemula, fitur ini sangat membantu melatih mata agar terbiasa dengan rule of thirds.

Namun kadang kala aturan dibuat untuk dilanggar. Tidak harus menggunakan rule of thirds, jika merasa hasil foto akan tetap bagus tanpa komposisi tersebut. Selain itu, Anda juga harus selalu melihat berbagai alternatif sudut pandang ketika mengambil foto di lokasi mana pun.

Komposisi fotografi lain yang bisa dipraktikan adalah leading line. Dengan komposisi ini, orang yang melihat foto bisa fokus pada subyek utama dan mengarahkan mata lebih dalam pada foto. Leading line bisa dikatakan sebagai garis di dalam foto yang mengarahkan mata kepada subyek utama. Banyak hal yang bisa menjadi leading line seperti pagar, jembatan, garis pantai dan rel kereta api.

Hasil foto leading lines (Foto: iPhone Photography School)

Terlepas dari menggunakan komposisi fotografi atau tidak, jangan pernah takut bereksperimen dalam fotografi karena mungkin Anda akan terkejut dengan hasilnya.

5. Eksplorasi berbagai fitur

Hasil foto yang warnanya diubah menjadi hitam putih (Foto: iPhone Photography School)

Latar belakang terlalu berantakan bisa mengalihkan perhatian dari subyek foto. Jika Anda merasa latar belakang foto berantakan dan warnanya mengganggu, solusi terbaik adalah mengubahnya menjadi black and white (BW) atau hitam putih. Dengan begitu, subjek foto tidak akan kalah pamor dari latar belakangnya.

Anda juga bisa menjajal mode panorama di iPhone jika ingin mengambil foto pemandangan yang luas. Fitur ini bisa diakses langsung dari aplikasi kamera iPhone.

Trik lain untuk menghasilkan foto yang menarik adalah sebisa mungkin memotret dari berbagai angle dan jarak. Ambil foto sebanyak yang Anda inginkan untuk mendapatkan satu yang terbaik. Beruntung di era fotografi sekarang, Anda bisa menghapus semua foto yang tidak dipakai sehingga tidak memakan ruang penyimpanan data.

Jika Anda ingin mengedit foto, sebaiknya jangan menggunakan terlalu banyak aplikasi sehingga hasilnya tampak berlebihan. Banyak pemula membuat kesalahan ini sehingga hasil foto mereka justru terlihat aneh.

Agar tidak mengedit terlalu berlebihan, sebaiknya hasilkan kualitas foto yang tajam dengan komposisi yang baik. Dengan begitu, Anda tidak perlu terlalu susah mengedit foto untuk mengubahnya menjadi lebih baik.

Semua tips di atas bisa membantu Anda menghasilkan foto yang lebih bagus dengan menggunakan iPhone. Sejumlah tips seperti rule of thirds dan leading line akan sangat berguna dengan kamera apa pun yang digunakan.

Selamat mencoba dan bersenang-senang!

(Din/Cas)

Artikel Selanjutnya
Tren Makeup Terbaru, Alis Kepang yang Unik
Artikel Selanjutnya
Ini 4 Tips untuk Terkenal di Instagram