Sukses

Jumlah Pengguna Internet Dunia Sentuh 3,8 Miliar

Liputan6.com, Jakarta - Jumlah pengguna internet di seluruh dunia kian meningkat drastis. Menurut data terbaru yang dirilis We Are Social per Agustus 2017, jumlah pengguna internet global kini menyentuh angka 3,8 miliar dengan penetrasi 51 persen dari total populasi di dunia.

Peningkatan ini juga diklaim naik 0,2 persen sejak April 2017. Mengutip informasi dari keterangan resmi We Are Social yang diterima Tekno Liputan6.com, Selasa (8/8/2017), 41 persen dari mereka mengakses internet berasal dari situs web.

Sisanya berasal dari perangkat mobile, seperti smartphone dengan total 54 persen, tablet sebanyak 5 persen, dan perangkat lain 0,14 persen.

Tingginya akses internet ternyata juga tak luput dari akses pengguna Facebook. Diketahui, jumlah pengguna aktif media sosial yang identik dengan warna biru itu kini mencapai lebih dari 2 miliar, di mana 87 persennya mengakses dari perangkat mobile.

Tak cuma itu, laporan juga memuat data di mana 59 persen pengguna Facebook memakainya setiap hari. 44 persen di antaranya adalah pengguna wanita, sedangkan 56 persen merupakan pengguna pria.

Walau demikian, masih ada saja hambatan yang menghalangi pertumbuhan akses internet dunia. Beberapa di antaranya seperti tidak adanya infrastruktur yang mumpuni untuk akses, besarnya biaya akses yang relatif terhadap pendapatan, serta kesiapan akses internet dan penerimaan budaya internet di suatu negara.

Karena itu, agar akses internet bisa lebih meluas, pemerintah dan beberapa instansi seperti organisasi nonpemerintah dan nirlaba, korporasi dan lainnya untuk bisa menciptakan sosialisasi cara berinternet yang akurat.

Dengan demikian, langkah ini bisa diharapkan dapat menghilangkan kesenjangan digital yang terjadi di sejumlah negara berkembang dengan akses internet terbatas dengan melakukan investasi dan membangun infrastruktur.

(Jek/Isk)

Artikel Selanjutnya
Facebook Kini Punya 115 Juta Pengguna Aktif di Indonesia
Artikel Selanjutnya
Instagram Stories Jadi Jawara, Snapchat Malah Merana