Sukses

6 Tips Keamanan yang Perlu Diperhatikan Pengguna Mobile Banking

Liputan6.com, Jakarta - Mobile banking menjadi alat pengelolaan keuangan sempurna bagi nasabah yang sangat sibuk. Hal ini membuat penggunaan mobile banking meningkat di kota-kota besar di seluruh dunia.

Menurut survei Mastercard Mobile Shopping Survei 2017, 25 persen responden di Indonesia menyebut, mereka telah aktif memakai aplikasi mobile banking untuk melakukan pembayaran.

Dengan aplikasi mobile banking, nasabah bisa menyimpan, mengirim, serta menerima uang secara cepat, mudah, dan aman. Nasabah juga hanya perlu smartphone dan koneksi internet aman untuk bisa mentransfer pembayaran di mana pun dan kapan pun.

Selain itu, sebagian bank juga menghadirkan aplikasi mobile banking yang bisa diunduh di smartphone sehingga mengurangi kunjungan ke bank dan antrean ATM. Meski begitu, penggunaan transaksi melalui mobile juga perlu didukung pengetahuan tentang keamanan.

Berikut adalah enam tips keamanan mobile banking berdasarkan keterangan resmi Mastercard yang diterima Tekno Liputan6.com, Senin (21/8/2017).

1. Jangan Pakai Koneksi Wi-Fi Umum

Aturan pertama menggunakan mobile banking yang aman adalah jangan pernah memakai koneksi Wi-Fi umum saat mengakses aplikasi perbankan. Hal ini karena koneksi Wi-Fi di tempat umum tak terjamin keamanannya. Bahkan, bisa membuat data-data di dalamnya rentan diretas hacker.

Ilustrasi: Memakai koneksi wi-fi di tempat umum.

2. Periksa Website dari Penerbit Kartu

Hal ini sebenarnya tak perlu dilakukan, tapi untuk keamanan bisa juga dilakukan guna membuat pengguna lebih percaya diri bahwa informasi perbankan serta uang di rekeningnya aman.

Selain itu, hal ini juga bermanfaat untuk mengetahui siapa yang bisa dihubungi saat nasabah merasa ada aktivitas mencurigakan pada rekening pribadinya.

Ilustrasi Situs Web, Internet, Website. Kredit: FirmBee via Pixabay

 

1 dari 3 halaman

Update Aplikasi Mobile Banking

3. Aktifkan Layanan Autentikasi Akun Perbankan

Sebagian besar bank telah menawarkan beragam layanan dan perangkat autentikasi. Salah satunya adalah One-Time-Passwords yang berfungsi untuk melakukan autentikasi serta melakukan verifikasi proses transaksi yang dilakukan.

Dengan layanan ini, pengguna mobile banking bisa terlindungi dengan lebih baik dan transaksi pun bisa lebih aman.

Ilustrasi security, keamanan siber, kata sandi, password

4. Selalu Update Aplikasi Mobile Banking

Memperbarui aplikasi mobile banking yang terpasang di smartphone perlu dilakukan untuk memastikan aplikasi itu dilengkapi layanan keamanan terbaru.

Dengan memperbarui aplikasi mobile banking secara rutin, nasabah bisa menikmati manfaat serta beragam fitur (misalnya keamanan yang ditingkatkan) yang ditawarkan dalam versi terbaru dari aplikasi tersebut serta peningkatan keamanan.

Ilustrasi: Update Aplikasi

2 dari 3 halaman

Aktifkan Password di Smartphone

5. Jangan Lakukan Jailbreak terhadap Smartphone

Melakukan jailbreak kepada smartphone Anda memungkinkan aplikasi pihak ketiga untuk mengakses sistem operasi dari perangkat Anda. Padahal, hal ini berpotensi membuat pihak lain mengetahui semua informasi yang tersimpan pada perangkat tersebut.

Ilustrasi: Jailbreak iPhone

6. Aktifkan Password pada Smartphone

Password adalah hal yang penting untuk keamanan. Jika tak ingin smartphone dibobol pihak lain, jangan pernah lupa mengaktifkan password atau fitur keamanan biometrik untuk menjaga smartphone.

Pengaturan password sangat penting diterapkan, sebab di dalam smartphone kitalah seluruh data dan informasi berharga, termasuk tentang keuangan disimpan di dalamnya.

Pattern, PIN, dan Password, kami memilih Password untuk tingkat keamanan yang lebih tinggi. Liputan6.com/ Iskandar

Pastikan kamu memasang smartphone Anda pada mode terkunci (lock-mode) serta pasang sebuah password untuk mencegah para hacker atau pencuri mengakses data Anda dengan mudah.

(Tin/Isk)

Tonton Video Menarik Berikut:

 

Artikel Selanjutnya
Ini 4 Tips Lindungi Informasi Pribadi di Dunia Maya
Artikel Selanjutnya
5 Bahaya Mengintai Kamu Saat Gunakan WiFi Gratis