Sukses

Alasan di Balik Keputusan XL Lepas Elevenia

Liputan6.com, Jakarta - Operator seluler XL akhirnya mengambil keputusan melepas saham Elevenia, usaha patungan XL dan SK Planet. Ditemui usai peluncuran Gerakan Donasi Kuota XL, CEO XL Axiata Dian Siswarini mengungkapkan cerita di balik keputusan XL melepas saham Elevenia.

"Karena keputusan rasional, jadi kami jual saja," ujar Dian kepada Tekno Liputan6.com di Kantor Ghra XL, Jakarta, Selasa (29/8/2017).

Pekan lalu, XL menandatangani Perjanjian Jual Beli Bersyarat (CSPA) untuk melepas seluruh kepemilikan sahamnya di PT XL Planet (Elevenia), termasuk juga seluruh saham dari SK Planet Global Holdings Pte. Ltd. (SK Planet), kepada PT Jaya Kencana Mulia Lestari dan Superb Premium Pte. Ltd.

Namun sebenarnya, niat XL menjual Elevenia sudah ada sejak tahun lalu. Menurut Dian, hal itu karena hadirnya berbagai pelaku e-Commerce global ke Indonesia, termasuk yang berinvestasi ke e-Commerce lokal, seperti Alibaba.

Ia tidak memungkiri, jika perusahaan telko seperti XL bisa masuk ke bisnis e-Commerce dan memenangkan persaingan, hal itu akan memberikan keuntungan. Namun sejak 2016, ada pesaing besar di bidang e-Commerce masuk ke Indonesia.

"Pemain besar masuk ke Indonesia, sehingga dunia e-Commerce sudah makin crowded dengan investasi dari luar yang besar. Kalau bisnis seperti ini kan yang besar yang akan menang, kalau mau terus di situ akan butuh dana besar," kata Dian.

Apalagi, menurut dia perusahaan telko seperti XL bergerak di industri yang membutuhkan dana besar.

"Jadi enggak bisa punya dua hal yang butuh dana besar, akhirnya ambil keputusan, lebih baik dana yang dimiliki untuk fokus ke bisnis telko. Karena keuntungan di e-Commerce makin kecil, sehingga kami kembali lagi ke core bisnis, agar lebih kuat," ujar wanita lulusan Institut Teknologi Bandung ini.

Ia pun menuturkan, saat sebuah perusahaan hendak masuk ke bisnis e-Commerce, pasti awalnya harus berjuang habis-habisan, dalam hal ini terkait modal yang tidak sedikit untuk promosi dan lain-lain.

"Masa awal-awal mendirikan perusahaan e-Commerce harus bakar duit untuk keperluan promosi dan lainnya. Setidaknya lima tahun pertama, perusahaan e-Commerce harus 'berdarah-darah' dahulu," katanya.

Oleh karena itu, tutur Dian, kian banyaknya kompetisi, maka lebih panjang lagi masa berdarah-darah yang harus dijalani. Menghindari hal tersebut, XL pun memutuskan untuk melepaskan Elevenia.

(Tin/Isk)

Tonton Video Menarik Berikut Ini:

Artikel Selanjutnya
Resmi, Dara Khosrowshahi Jadi CEO Uber
Artikel Selanjutnya
Lepas Elevenia, XL Masih Punya Bisnis Digital Lain