Sukses

Plug and Play Indonesia Temui Gubernur Djarot, Ada Apa?

Liputan6.com, Jakarta - [Plug and Play](3036544/ "") (PnP) Indonesia belum lama ini menemui Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat di Balai Kota DKI Jakarta. Beberapa startup yang tergabung dalam batch pertama startup accelerator asal Silicon Valley ini tampak hadir dalam pertemuan tersebut.

Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen sekaligus tanggung jawab PnP Indonesia yang dipercaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam mengembangkan ekosistem startup di Indonesia.

Sebelumnya, PnP Indonesia menggelar pertemuan dengan Menteri Perhubungan dan Bekraf pada Juli 2017. Pertemuan ini membahas pencapaian sembilan perusahaan startup yang akan mengikuti Demo Day PnP Indonesia pada 6 September 2017.

Sembilan startup tersebut adalah Astronaut, Brankas, Bustiket, DANAdidik, Karta, KYCK, Otospector, Sayurbox, dan Wonderworx.

“Pemerintah sudah memberikan dukungan yang luar biasa untuk perkembangan startup. Ditambah lagi selama empat bulan ini, kami melihat perkembangan yang pesat pada startup-startup ini. Melalui pertemuan ini, kami berharap mereka dapat bekerja sama dengan Pemerintah DKI Jakarta untuk memberi kontribusi kepada masyarakat dan perkembangan ekonomi digital,” tutur Wesley Harjono selaku President Director PnP Indonesia melalui keterangannya, Senin (4/9/2017) di Jakarta.

Dalam Demo Day yang akan digelar para Rabu, 6 September 2017, para startups akan mempresentasikan produk dan inovasi mereka di hadapan investor, pemerintah, dan media.

Lebih dari 300 tamu undangan dijadwalkan hadir dalam acara eksklusif ini. Sejak terpilih masuk ke dalam program PnP pada Maret 2017, sembilan startups tersebut telah mendapatkan sejumlah dukungan serta fasilitas eksklusif.

Mulai dari pendanaan awal (seed funding), mentorship, hingga koneksi ke perusahaan besar dan pemerintah. Selain memberikan update kepada Gubernur DKI Jakarta, pertemuan ini juga akan membahas kerja sama yang dapat dilakukan oleh startup ini dengan Pemerintah DKI Jakarta.

Sukses dengan batch pertama di Indonesia, PnP Indonesia mengaku siap memberikan dukungan dan kucuran dana kepada startup lainnya. Bersamaan dengan Demo Day, pendaftaran untuk batch kedua PnP pun akan diumumkan.

“Kami lebih dari siap menampung dan mendanai startup berpotensi di Indonesia. Kehadiran PnP di Indonesia memang untuk mendukung program pemerintah yang ingin menjadikan Indonesia sebagai pusat perekonomian digital di ASEAN pada 2020,” tutup Wesley Harjono.

(Isk/Ysl)

Tonton Video Menarik Berikut Ini:

Artikel Selanjutnya
Anggaran RPTRA Hilang dari APBD, Djarot Serahkan ke Mendagri
Artikel Selanjutnya
Buat Kuis ala Jokowi, Djarot Bagikan Sepeda ke Anak Panti Asuhan