Sukses

Nintendo Belum Mau Adopsi Teknologi VR, Kenapa?

Liputan6.com, Jakarta - Di tengah maraknya Virtual Reality (VR) dalam industri gim, Nintendo belum juga mengadaptasi teknologi ini. Padahal rival mereka yaitu Sony dan Microsoft sedang bersaing menghadirkan kualitas VR terbaik.

Pada 2015, Presiden Nintendo Amerika Serikat Reggie Fils-Aime sempat ditanya mengenai kehadiran VR di konsol Nintendo. Kala itu ia masih mengkritisi teknologi VR yang belum sempurna.

“Kami percaya untuk mewujudkan VR yang canggih, kami harus membuatnya lebih seru dan digunakan banyak orang,” ujarnya kala itu seperti dikutip dari laman Gamespot, Senin (11/9/2017).

Selang dua tahun, pernyataan Fils-Aime belum berubah. Baru-baru ini ia mengisi sebuah acara teknologi dan hiburan di Los Angeles, Amerika. Ia mengatakan bahwa saat ini VR belum menghadirkan pengalaman bermain yang benar-benar menyenangkan. Fils-Aime bahkan menegaskan Nintendo belum berencana menghadirkan VR dalam waktu dekat.

Nintendo sebenarnya pernah menghadirkan mesin VR pada tahun 90-an. Sayangnya mesin yang diberi nama Virtual Boy itu kurang menarik perhatian dan membuat Nintendo tidak lagi mengembangkan VR.

Tidak menyerah, Nintendo mencoba cara lain. Hal ini terbukti dari teknologi spesial Nintendo 3DS yang memungkinkan gamer melihat tampilan 3D tanpa kacamata. Terobosan ini membuahkan hasil dengan penjualan 3DS sebanyak 67 juta unit di seluruh dunia.

(Theofilus Ifan Sucipto/Isk)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Artikel Selanjutnya
Gim Pokemon Hanya Hadir di Konsol Nintendo?
Artikel Selanjutnya
Samsung Siapkan Tablet untuk Anak-anak