Sukses

Gara-Gara iPhone X, Situs Dewasa Sepi Pengunjung

Liputan6.com, California - Saat Apple meluncurkan iPhone X, iPhone 8, dan iPhone 8 Plus pada Selasa (12/9/2017), sejumlah situs dewasa mengaku 'merugi', salah satunya adalah situs dewasa PornHub.

Berdasarkan data yang disampaikan situs dewasa dengan jumlah pengunjung terbesar ini, akses pengunjung ke situsnya malah menurun drastis saat Apple mengumumkan rangkaian produk terbarunya yang akan dirilis.

PornHub mencatat, penurunan traffic berkisar 8 persen dari biasanya. Akses tersebut dilakukan via browser Safari.

Ini artinya, rata-rata akses memang dilakukan pengunjung 'langganan' PornHub yang biasanya menonton film dewasa dari perangkat Apple, baik dari iPhone, iPad, atau MacBook.

Jadi, dengan demikian pengunjung PornHub yang sekaligus pengguna perangkat Apple ini, lebih penasaran untuk menonton streaming peluncuran iPhone X dkk daripada menonton film esek-esek di Safari waktu itu.

Adapun jumlah akses di browser Microsoft Edge menurun 4 persen. Microsoft Edge memang browser eksklusif di Windows 10, baik itu perangkat laptop dan desktop.

Akan tetapi, penurunan tersebut diklaim bersifat sementara. Sebab, PornHub mengatakan, sesaat setelah peluncuran iPhone X selesai, akses pengunjung situs dewasa ini kembali normal, malah naik 3 persen dari biasanya.

Penurunan pengunjung situs dewasa saat peluncuran perangkat baru Apple seperti ini, ternyata bukan jadi yang pertama kali.

Saat Apple meluncurkan iPhone 7 dan 7 Plus pada 2016 lalu, jumlah pengunjung PornHub juga turun 8,7 persen via Safari, sedangkan jumlah pengunjung dari iPhone dan iPad menurun 9 persen.

Tak cuma Apple, momen-momen khusus seperti episode perdana season ke-7 Game of Thrones juga mengakibatkan penurunan kunjungan situs dewasa.

Saat pertama kali disiarkan pada Juli 2017, premiere Game of Thrones season ke-7 diklaim "menyedot" pengguna loyal PornHub untuk menyaksikan episode pertama season tersebut di HBO. Diketahui, penurunan traffic PornHub berkisar 4,5 persen selama premiere berlangsung.

Walau demikian, PornHub menganggap fenomena ini masuk akal. Mereka menilai perubahan kebiasaan tersebut hanya berlangsung sementara.

“Penurunan jumlah pengakses kami nilai wajar-wajar saja karena momennya tak bisa dihindari. Pengakses tidak hanya menonton konten yang itu-itu saja, kan?” tulis PornHub dalam keterangan resminya.

(Jek/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Artikel Selanjutnya
Terungkap, Gerhana Matahari Bisa Merusak Lensa Kamera
Artikel Selanjutnya
Top3 Berita Hari Ini: Warna Suzuki Jimny Baru dan Polisi Sadis