Sukses

20 Tahun Beroperasi, Layanan Chatting Milik AOL Ditutup

Liputan6.com, Jakarta - Layanan chatting AOL Instant Messaging (AIM) yang populer di tahun 90-an bakal resmi ditutup oleh perusahaan. Penghentian layanan AIM efektif dilakukan pada 15 Desember 2017 atau sekitar tiga bulan lagi.

Pengumuman ditutupnya layanan chatting yang telah berusia lebih 20 tahun itu dilakukan pada Jumat 6 Oktober 2017 oleh perusahaan. Demikian seperti dikutip Tekno Liputan6.com dari Variety, Minggu (8/10/2017).

"AIM mengantarkan ke teknologi digital baru dan memicu perubahan budaya, namun cara komunikasi kita telah berubah. Untuk itu, kami memutuskan untuk menghentikan layanan AIM," tulis Oath VP of Communication Product, Michael Albers dalam sebuah unggahan di Tumblr.

Secara terpisah, AOL menginformasikan pengguna AIM yang masih aktif melalui email. Isinya, pengguna masih bisa menggunakan layanan AIM hingga tanggal penutupan.

Setelah itu, seluruh data milik pengguna termasuk di dalamnya daftar teman akan dihapus. Sementara itu, alamat email AIM.com tidak akan terpengaruh akan penutupan AIM karena AIM.com hanyalah alias untuk AOL mail.

AOL memang telah lama menawarkan pesan instan di dalam website-nya. Namun kemudian meluncurkan aplikasi mandiri untuk AIM pada Mei 1997.

Aplikasi chatting ini sempat bersaing dengan berbagai layanan pesan instan lainnya, seperti ICQ dan Microsoft MSN Messenger. Namun, AIM berhasil menjadi yang aplikasi chatting paling populer di Amerika Serikat.

Fitur yang membuat AIM populer pada masanya adalah daftar pertemanan "buddy list" yang bisa memuat banyak teman. Karena fitur tersebut, AIM diklaim memiliki lebih dari 100 juta pengguna pada 2001.

(Tin/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Artikel Selanjutnya
Pengguna Internet Mobile Dunia Tembus 3,5 Miliar
Artikel Selanjutnya
Spotify Kini Punya 60 Juta Pelanggan Berbayar