Sukses

Pasar Chromebook Luas, Acer Tetap Prioritaskan Sektor Pendidikan

Liputan6.com, Jakarta - Acer Chromebook ternyata memiliki pasar yang cukup luas. Namun pada kenyataannya, laptop Acer dengan sistem operasi Chrome besutan Google tersebut masih memprioritaskan segmen korporasi, tepatnya pada lingkup pendidikan.

Hal ini terbukti dengan upaya Acer, Intel, dan Google for Education menyasar sejumlah sekolah untuk melakukan program Digital Classroom. Sudah ada beberapa sekolah yang menjalankan program ini, di mana salah satunya adalah sekolah IPEKA atau IPEKA Integrated Christian School (IICS). Lantas, mengapa Acer masih bersikukuh ingin meraih sektor pendidikan?

Seperti disampaikan Presiden Direktur Acer Indonesia Herbet Ang, pasar Chromebook yang paling tepat untuk saat ini memang masih untuk sekolah. "Kita lihat siswa zaman sekarang itu perlu yang namanya akses teknologi, nah akses teknologi itu salah satunya yang paling mudah ada di Chromebook," kata Herbet kepada Tekno Liputan6.com di sekolah IPEKA, Senin (9/10/2017).

Dilanjutkan Herbet, salah satu keunggulan Chromebook adalah ekosistem murni besutan Google. Dengan begitu, laptop ini menawarkan banyak kemudahaan lewat serangkaian aplikasi penunjang produktivitas, seperti Gmail, Sites, Classroom dan masih banyak lagi. "Semua aplikasi yang dibutuhkan itu sudah ada. Dan yang paling penting bukan masalah device, tapi ekosistem yang ada di belakangnya," tegasnya.

"Akan tetapi, bukan berarti Chromebook bisa dipakai di segmen edukasi saja--Chromebook juga bisa dipakai di segmen lain. Untuk saat ini memang Chromebook itu lebih fokus ke edukasi. Pertama, dari sisi massa lebih banyak, kedua yang paling penting adalah kolaborasi antara Acer dengan instansi pendidikan," tambah Herbet.

Kehadiran Chromebook bagi siswa diklaim menguntungkan. Sebab, Chromebook adalah laptop yang sarat dengan ekosistem Google. Dengan begitu, mereka bisa menyimpan dokumen dengan aman via cloud di mana kapasitasnya tanpa batas dan bisa diakses dengan mudah.

Di antaranya Google Chrome, Gmail, Google Drive, Google Search, App List Button, YouTube, Hangout, Classroom, Calendar, dan Sites. Adapun paket solusi terdiri dari dukungan ekosistem Chrome, charging cart, Chrome Device Management Console, dan G-Suite App for Education.

Tak cuma di IICS, program Digital Classroom juga telah berjalan dengan Bangka Belitung. Dalam beberapa waktu lagi, Acer akan melanjutkan programnya ini di kota Surabaya, Jawa Timur. Acer sendiri telah menginvestasikan unit Chromebook-nya sesuai dengan dengan jumlah siswa. Untuk di IICS, Acer Chromebook ditujukan untuk siswa kelas 7 SMP dan 10 SMA .

(Jek/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Artikel Selanjutnya
SDM Jadi Faktor Penentu Pertumbuhan Industri Dalam Negeri
Artikel Selanjutnya
Kemenperin Usul Anggaran Rp 800 Miliar untuk Revitalisasi SMK