Sukses

Top 3 Tekno: Pria Mengaku Datang dari Masa Depan Paling Hits

Liputan6.com, Jakarta - Artikel mengenai seorang pria yang mengaku datang dari masa depan dan menjadi korban penculikan oleh alien, menjadi artikel terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com.

Dua artikel lainnya yang turut menyedot perhatian pembaca adalah kenapa Jack Ma tak punya waktu untuk menghambur-hamburkan uangnya, dan alasan Cashtree membatasi pemberian pulsa.

Selengkapnya simak berikut ini!

1. Heboh, Pria Ini Mengaku Datang dari Masa Depan dan Diculik Alien

Seorang pria ditangkap polisi di wilayah Casper, Wyoming, Amerika Serikat (AS). Alasan polisi menangkap pria tersebut karena dianggap sinting dan telah menyebar berita hoax. Menurut penjelasan polisi setempat, pria ini mengaku datang dari masa depan, tepatnya dari tahun 2048.

Berdasarkan keterangan opsir Bryant Johnson, pria tersebut ditangkap pada Minggu malam (8/10/2017).

"Ia mengaku datang dari 2048, dari masa depan katanya dan diculik alien. Alasan datang ke masa sekarang ingin memperingati orang-orang kalau alien akan mendatangi Bumi pada 2018," ujar Johnson sebagaimana dilansir laman Express, Selasa (10/10/2017).

Selanjutnya baca di sini

2. Terkaya di Asia, Jack Ma Tak Punya Waktu untuk Hamburkan Uang?

Bos raksasa e-Commerce Alibaba Jack Ma memiliki jumlah harta yang sangat banyak. Laporan DNA India yang Tekno Liputan6.com kutip Selasa (10/10/2017) menyebutkan, total kekayaan Ma mencapai US$ 46,9 miliar atau sekitar Rp 633,7 triliun.

Dengan jumlah sebanyak itu, Ma juga dinobatkan menjadi orang terkaya di Asia. Bukannya hidup dalam kemewahan dan menghamburkan uang, Ma malah mengaku tidak punya cukup waktu untuk berfoya-foya dengan uangnya. Demikian diungkapkan Ma dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg baru-baru ini.

"Berapa banyak uang yang kamu habiskan dalam hidupmu?" kata Jack Ma saat menceritakan bagaimana orang lain memberikan saran untuk menghabiskan uangnya.

Selanjutnya baca di sini

3. Cashtree Batasi Pemberian Pulsa Gratis, Ini Alasannya

Cashtree memungkinkan pengguna mengumpulkan cash poin yang nantinya dapat ditukar dengan pulsa hanya dengan melihat iklan di lockscreen atau bahkan membuka kunci smartphone.

Hal inilah yang membuat aplikasi ini berhasil mengumpulkan 10 juta pengguna, dengan sekitar 3 juta di antaranya merupakan pengguna aktif bulanan. Namun sejak Mei 2017, Cashtree memutuskan untuk membatasi pengeluaran pulsa gratis.

Alasannya adalah karena kendala dalam mendistribusikan pulsa kepada pengguna yang jumlahnya kian bertambah. Juga karena merambatnya abuser dan faktor eksternal lainnya.

Selanjutnya baca di sini

(Ysl/Isk)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Artikel Selanjutnya
Top 3 Hari Ini: Harga Fantastis Gaun Pengantin Sederhana Raisa
Artikel Selanjutnya
Saksikan Inspirato Bersama CEO BlackBerry John Chen