Sukses

Apple Siap Edarkan 3 Juta Unit iPhone X di Hari Penjualan Perdana

Liputan6.com, Jakarta - Pencinta iPhone pasti tengah menanti kehadiran iPhone X di pasaran. Meski sudah diumumkan pada September lalu, perusahaan Amerika Serikat itu belum melepasnya ke pasaran.

Menurut kabar, iPhone X akan dijual mulai 3 November 2017. Meski begitu, beredar kabar perusahaan mengalami kesulitan dalam produksi iPhone termahal itu. Oleh karena itu, ketersediaan iPhone X pun akan bersifat terbatas.

Mengutip laporan Ubergizmo, Senin (23/10/2017), hal tersebut seolah diperkuat oleh analis KGI Securities yang mengatakan, Apple hanya mempersiapkan 3 juta unit iPhone X saat perangkat ini mulai dijual.

Sebelumnya, sebuah laporan menyebut, iPhone X akan sulit didapatkan saat penjualan perdananya.

Dilaporkan 9to5Mac, KGI menyebutkan bahwa Apple kekurangan pasokan untuk beberapa komponen, seperti papan sirkuit untuk antena iPhone X, kamera wide-angle, dan proyektor depth-sensing Infrared.

Analis Ming-Chi Kuo mengatakan, masalah terbesar dalam memproduksi iPhone X adalah papan sirkuit untuk sistem antena.

Dia menyebut, dibandingkan dengan iPhone 8 atau iPhone lainnya, Apple membutuhkan material, proses, dan tes yang lebih khusus untuk produksi sistem antena pada iPhone X.

Ming mengatakan, masalah tersulit kedua adalah papan sirkuit untuk wide angle camera. Menurut KGI, Apple menggunakan papan sirkuit berbeda dari smartphone lainnya untuk kamera telephoto dan wide-angle di iPhone X.

Untungnya, menurut Ming, masalah papan sirkuit dan dot projector diharapkan teratasi pada November mendatang. Dengan begitu, produksi iPhone X diharapkan bisa lebih banyak lagi.

Sekadar diketahui, biasanya Apple berhasil menjual lebih dari 10 juta iPhone saat penjualan perdana. Oleh karena itu, dengan ketersediaan hanya 2-3 juta unit iPhone X saat peluncuran tampaknya akan membuat konsumen kesulitan mendapat smartphone ini.

(Tin/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut:

Artikel Selanjutnya
Meluncur 12 September, Berapa Harga iPhone 8?
Artikel Selanjutnya
Dijegal Honda, Ada Apa dengan Toyota?