Sukses

Pengapalan Smartphone Huawei Tembus 100 Juta Unit di 2017

Liputan6.com, Jakarta - Huawei terus berusaha memperkuat posisinya di pasar smartphone dunia dengan meningkatkan pangsa pasarnya. Perlahan usaha tersebut mulai membuahkan hasil.

Dilansir BGR, Kamis (26/10/2017), menurut laporan kantor berita resmi Tiongkok, Xinhua, Huawei telah mengapalkan lebih dari 100 juta ponsel pada tiga kuartal pertama 2017. Jumlah ini menunjukkan peningkatan sebesar 19 persen dari tahun lalu, dan salah satu faktor pendukungnya adalah seri Mate.

Selain itu, pendapatan Huawei juga mengalami pertumbuhan sebesar 30 persen year-over-year. Perusahaan asal Tiongkok itu saat ini memiliki 42.300 mitra ritel global.

Huawei sama seperti sejumlah vendor smartphone lain, memasarkan berbagai varian produk. Smartphone Huawei dipasarkan di bawah bendera utamanya "Huawei" dan sub-brand miliknya "Honor".

Setelah mendapatkan hasil yang cukup memuaskan sejauh ini, Huawei akan terus berinovasi dan salah satu tujuannya adalah bisa menjangkau lebih banyak segmen high-end.

"Dengan lebih dari 10 ribu karyawan di seluruh dunia yang bekerja pada riset dan pengembangan, kami memperkirakan untuk mendapatkan lebih banyak konsumen high-end karena ada lebih banyak keuntungan dalam sektor high-end," ungkap CEO Consumer Business Group Huawei, Richard Yu.

Sebelumnya, Yu juga pernah mengatakan soal rencana Huawei memperkuat lini smartphone high-end. Ia menekankan tanpa posisi kuat di pasar smartphone premium, maka perusahaan tidak akan bisa menjadi pemimpin dunia. Huawei sendiri berambisi bisa menguasai pasar smartphone global pada 2021.

Saat ini, Huawei memiliki posisi yang kuat di pasar Tiongkok dan Eropa. Selanjutnya, perusahaan akan ekspansi ke Amerika Serikat (AS) dengan mengandalkan seri smartphone flagship terbarunya, Mate 10. Yu optimistis Huawei akan bisa mengalahkan Apple, yang saat ini mendominasi pasar AS.

"Kami pasti akan menyusul mereka. Itu adalah tujuan kami. Mungkin saya tidak rendah hati, tapi tidak ada seorangpun yang bisa menghentikan kami," tutur Yu beberapa waktu lalu.

(Din/Cas)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Artikel Selanjutnya
Dijegal Honda, Ada Apa dengan Toyota?
Artikel Selanjutnya
Xiaomi Jual 25 Juta Unit Smartphone di India