Sukses

Heboh, Ada Konten Pornografi di WhatsApp

Liputan6.com, Jakarta - Pengguna aplikasi chatting di Indonesia kembali dihebohkan dengan konten berbau pornografi. Kali ini, giliran pengguna WhatsApp yang melaporkan ada konten dewasa di aplikasi milik Facebook tersebut.

Berdasarkan penelusuran Tekno Liputan6.com, Minggu (5/11/2017), konten yang dimaksud merupakan bagian dari fitur GIF untuk berkirim pesan dalam percakapan. Jadi, pengguna dapat mencari konten GIF bernuasa dewasa di WhatsApp yang tak disensor.

Cara melakukannya pun terbilang mudah dan dapat dilakukan langsung di dalam aplikasi. Namun hal ini yang menjadi perhatian para pengguna karena dapat digunakan pula oleh pengguna di bawah umur.

Sontak, temuan ini pun sempat menghebohkan pengguna WhatsApp di Tanah Air. Sejumlah pengguna bahkan ramai-ramai mengajak pengguna lain untuk memberikan rating satu pada aplikasi tersebut.

Kasus serupa sebenarnya juga terjadi baru-baru ini. Ketika itu, aplikasi yang menjadi sorotan adalah Telegram karena memuat stiker bernuansa pornografi di aplikasinya.

Konten pornografi yang dimaksud hadir dalam stiker yang menampilkan hal tak pantas bagi pengguna di bawah umur. Stiker ini bahkan bisa dikirimkan dari satu pengguna ke pengguna lain dan dapat ditambahkan ke obrolan tanpa ada filter usia.

 

1 dari 2 halaman

Layanan Sempat Down

Belum lama ini, layanan WhatsApp sempat bikin heboh dunia maya karena down di sejumlah negara di dunia.

Berdasarkan peta live outage milik Down Detector, beberapa wilayah yang terdampak tumbangnya layanan WhatsApp adalah Eropa, terutama Inggris, Belanda, Belgia, Luxemburg, Swiss, Prancis, Jerman, Ceko, Spanyol, Italia, dan Turki.

Selain itu, tumbangnya layanan WhatsApp juga dilaporkan di sejumlah negara di Asia, seperti India, sebagian Tiongkok, Malaysia, Singapura, dan Indonesia.

(Dam/Cas)

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Artikel Selanjutnya
Ingin Kreatif Mengolah Konten di Instagram? Begini Caranya
Artikel Selanjutnya
Kemkominfo Klaim Berantas 800 Ribu Situs Bermuatan Konten Negatif