Sukses

Samsung Produksi Massal Galaxy S9 Desember 2017

Liputan6.com, Jakarta - Samsung dilaporkan akan merilis flagship smartphone terbaru, Galaxy S9, lebih cepat daripada jadwal yang seharusnya. Menurut laporan terbaru, Galaxy S9 akan mulai diproduksi secara massal pada Desember 2017.

Dilansir GSM Arena, Jumat (10/11/2017), akun pembocor yang cukup terpercaya, @IceUniverse, berkicau di jejaring sosial Tiongkok, Weibo, bahwa produksi massal harus dimulai secepatnya agar bisa memenuhi tenggat waktu. Pasalnya, Samsung diprediksi mengumumkan Galaxy S9 pada Januari 2018.

Ketika produksi telah dimulai, Samsung akan menggunakan semua hasil produksi chip Snapdragon 845 tahap pertama untuk Galaxy S9 di pasar Amerika Serikat (AS). Kemudian sisanya akan menggunakan chip besutan Samsung sendiri yaitu Exynos 9810.

Sejauh ini belum banyak yang diketahui mengenai Galaxy S9, termasuk spesifikasinya. Namun, seperti kebanyakan smartphone flagship lain, biasanya akan semakin banyak bocoran yang muncul mendekati hari pengumumannya.

Sejumlah hal yang diketahui di antaranya Galaxy S9 akan memiliki layar yang sama dengan Galaxy S8, headphone jack 3,5mm, dan dual kamera.

 

1 dari 3 halaman

Galaxy S9 untuk Hambat iPhone X

Persaingan antara Samsung dan Apple di pasar smartphone sudah menjadi rahasia umum, mereka pun kerap saling serang lewat iklan. Kali ini, Samsung dikabarkan akan memajukan waktu peluncuran Galaxy S9 untuk menghambat penjualan iPhone X.

Samsung dilaporkan mempercepat proses pengembangan Galaxy S9 agar bisa diumumkan secepatnya pada Januari 2018.

Padahal jika merujuk pengumuman Galaxy S8 pada Maret 2017, seharusnya Galaxy S9 diumumkan pada bulan yang sama atau April tahun depan.

Namun, mengingat penjualan iPhone X dimulai pada Oktober dan euforianya diyakini berlanjut sampai awal tahun depan, Samsung dilaporkan tidak ingin semua perhatian konsumen tercurah pada smartphone tersebut.

Oleh karena itu, Samsung tengah berusaha agar bisa mengumumkan Galaxy S9 pada Januari 2018.

2 dari 3 halaman

Persiapan Samsung

Berbagai persiapan telah dilakukan Samsung, termasuk memastikan tidak kehabisan stok Snapdragon 845 dengan membeli seluruh unit chipset yang tersedia dalam gelombang produksi pertama.

Langkah Samsung membeli seluruh chipset dalam tahapan produksi awal, membuat para vendor smartphone lain harus menunggu proses produksi selanjutnya. Hal ini akan menguntungkan bagi Samsung karena bisa menjadi vendor pertama yang merilis smartphone dengan Snadpragon 845.

Samsung biasanya menggunakan dua chipset untuk seri Galaxy premium. Misalnya, Galaxy S8 yang hadir dengan chipset Exynos 8895 atau Snapdragon 835. Galaxy S8 dengan Snapdragon 835 tersedia untuk pasar Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok.

(Din/Isk)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Artikel Selanjutnya
Resmi, Galaxy Note 8 Dibanderol Rp 13 Juta di Indonesia
Artikel Selanjutnya
Galaxy S9 Bakal Punya RAM 4 GB?