Sukses

Pengembang Gim Pokemon Go Uji Coba Fitur Baru, Seperti Apa?

Liputan6.com, Jakarta - Selama satu setengah tahun, pecinta gim Pokemon Go sudah melihat berbagai macam fitur baru yang pengembang tambahkan ke dalam gim, yang mana salah satu fitur paling terbaik saat ini adalah raid battles.

Selaku pengembang gim, Niantic Labs, beberapa kali menjanjikan bakal lebih banyak lagi fitur baru yang akan diperkenalkan untuk gim mobile terpopulernya di masa mendatang.

Sayangnya, kapan fitur ini akan diperkenalkan ke dalam gim hingga saat ini masih belum jelas kabarnya. Apalagi fitur player versus player (PvP) dan trading yang memang sudah lama ditunggu kehadirannya di dalam gim Pokemon Go.

Namun, hal tersebut akan terungkap dalam waktu dekat ini. Rupanya, Niantic Labs mengundang beberapa YouTuber ternama spesialis Pokemon Go dan sosok tersohor lainnya ke acara khusus di Jepang. Demikian yang dilansir Gamerant, Minggu (19/11/2017).

Belum ada informasi alasan kenapa mereka diundang ke Jepang, namun beberapa gamer setia Pokemon Go menduga akan berkesempatan lebih dulu menguji fitur baru gim ini.

Fitur baru apa yang akan Niantic perlihatkan kepada para undangan acara di Jepang pekan depan tersebut? Dengan banyaknya fitur yang masih belum muncul di dalam gim, banyak kemungkinan fitur apa yang akan diuji.

 

1 dari 3 halaman

Fitur PvP dan Trading

Melihat kerahasiaan acara tersebut, banyak pecinta gim monster saku menduga perusahaan sedang bersiap untuk meluncurkan fitur yang sudah lama ditunggu, yakni trading dan PvP battles.

Prediksi fitur yang sedang diujicobakan ini didasarkan karena butuh beberapa orang untuk mengujinya. Inilah kenapa pengembang mengundang anggota komunitas Pokemon Go untuk menanyakan pendapat mereka sebelum akhirnya merilis dua fitur tersebut secara global.

Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan juga orang-orang tersebut menguji fitur lain yang ada di dalam gim. Salah satunya adalah jenis Pokemon baru dari generasi ketiga, yang memang Niantic umumkan akan meluncur pada Desember 2017 ini.

Ada kemungkinan, Niantic Labs sedang menguji sebuah fitur yang sama sekali berbeda. Mungkin pengembang sedang mencoba fitur sosial yang baru di dalam Pokemon Go, atau mungkin fitur yang sama sekali tak diduga oleh penggemar setianya.

Apapun fitur yang sedang diujicoba, kamu sebagai pecinta setia gim Pokemon Go tidak perlu butuh waktu lama untuk mengetahui fitur baru apa yang akan dimunculkan di gim dalam waktu dekat ini.

2 dari 3 halaman

Niantic Labs Sibuk dengan Gim Baru?

Baru-baru ini, perusahaan yang berbasis di San Francisco, Amerika Serikat tersebut mengonfirmasi sedang bekerja sama dengan WB Games untuk mengembangkan sebuah gim berjudul Harry Potter: Wizards Unite.

Tak hanya itu, perusahaan juga menegaskan gim Harry Potter ini akan hadir secara eksklusif untuk perangkat mobile. Layaknya Pokemon Go, gim ini akan mengandalkan teknologi AR.

Bagi banyak pemain setia Pokemon Go, pengumuman gim ini dikhawatirkan bakal membuat perusahaan tidak fokus dalam pengembangan fitur-fitur baru di dalam gim monster saku tersebut, dan lebih fokus dalam pengembangan gim Harry Potter.

Menanggapi hal tersebut, Niantic memastikan perusahaan tetap berkomitmen 100 persen untuk pengembangan Pokemon Go hingga tahun-tahun mendatang.

Di dalam gim yang berjudul Harry Potter: Wizards Unites, gamer akan berkesempatan merasakan menjadi seorang Wizards (penyihir) di dunia nyata layaknya dalam novel Harry Potter.

Dari keterangan resminya, gamer akan belajar bagaimana caranya merapal mantera, menjelajah lingkungan dan kota di dunia nyata untuk menemukan serta melawan berbagai macam binatang legendaris bersama dengan pemain lainnya.

Serupa dengan Pokemon Go, bukan? Meski informaasi gameplay gim Harry Potter: Wizards Unites ini masih terbatas. Banyak gamer yang menduga Ingress juga memiliki pengaruh besar terhadap gim ini.

Tak hanya itu, Niantic diprediksi akan menampilkan beberapa fitur baru dan ikonik di dalam gim yang tentunya tak dapat gamer temukan di gim-gim Niantic Labs sebelumnya.

(Ysl/Isk)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

 

Artikel Selanjutnya
Microsoft Konfirmasi Penggunaan Keyboard dan Mouse di Xbox One
Artikel Selanjutnya
Resident Evil Revelations Sambangi Nintendo Switch 30 November