Sukses

Ngeri, e-Commerce Tiongkok Ini Jual Dua Pesawat Boeing 747

Liputan6.com, Jakarta - Beberapa platform e-Commerce terbesar di dunia berasal dari Tiongkok. Lewat toko online, biasanya orang membeli berbagai benda. Misalnya saja pakaian, barang-barang elektronik, makanan, hingga produk kecantikan.

Di antara berbagai produk yang ada di toko online, mungkin ada satu produk yang tidak wajar dijual di toko online, yakni pesawat terbang.

Namun tidak demikian dengan yang terjadi di Tiongkok. Baru-baru ini, dua buah pesawat terbang jenis Boeing 747 dilelang di salah satu toko online Tiongkok.

Mengutip Ubergizmo, Jumat (24/11/2017), toko online yang menjual pesawat jenis Boeing 747 adalah Taobao. e-Commerce ini dikenal sebagai salah satu yang paling besar di Negeri Tirai Bambu.

Taobao dimiliki dan dioperasikan oleh Alibaba Group, salah satu pemain terbesar di industri e-Commerce dunia.

Berdasarkan laporan kantor berita Xinhua, maskapai penerbangan SF Airlines membeli dua unit pesawat pengangkut jenis Boeing 747 di Taobao.

SF Airlines menawar kedua pesawat tersebut dengan harga lebih US$ 48 juta atau sekitar 320 juta Yuan (sekitar Rp 648 ,6 miliar).

 

1 dari 2 halaman

Milik Perusahaan Bangkrut

Adapun kedua jet tersebut dijual oleh Pengadilan Kota Shenzhen (Intermediate People's Court). Sebenarnya ada pesawat ketiga yang dilelang, namun gagal terjual.

Wakil Presiden Pengadilan Kota Shenzhen Long Guangwei mengatakan, "pelelangan online merupakan cara yang cukup baik untuk menjual aset-aset dari perusahaan yang bangkrut."

Dua pesawat  Boeing 747 terjual di situs belanja online China, Taobao (Taobao)

Dia menambahkan, mulanya pesawat-pesawat ini dimiliki oleh Jade Cargo International dan dilelang di Taobao saat perusahaan tersebut mengalami kebangkrutan.

Sebenarnya, selain sebagai e-Commerce, Taobao juga mengoperasikan sebuah platform lelang pengadilan, di mana aset-aset yang disita dari seluruh Tiongkok dijual melalui lelang.

Beberapa jenis aset yang dilelang meliputi peralatan industri, real estate, kendaraan, hingga lelang kredit macet dari perusahaan-perusahaan Tiongkok.

(Tin/Cas)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Artikel Selanjutnya
Korut Uji Coba Nuklir, 3 Perusahaan Ini Justru Makin Tajir
Artikel Selanjutnya
5 Maskapai Penerbangan yang Wajib Kamu Ikuti di Instagram